Wajarkah Jika Si Kecil Bau Badan?

eae74bf86646cdbc8c059335bc491709035d5f07.jpeg

Para ibu memiliki kebiasaan yang cukup unik dalam mengungkapkan kasih sayangnya kepada si kecil. Tak hanya muka, sebagian para ibu juga gemar mencium tubuh si kecil. Bau anak yang masih bayi dan balita memang khas dan itulah yang membuat orang lain pun begitu suka memeluk dan mencium si kecil. Seiring dengan perkembangan tubuhnya bau ini akan sedikit demi sedikit menghilang. Sebaliknya, pengaruh pertumbuhan hormon pada tubuh menimbulkan bau badan pada anak-anak.

 

Wajarkah hal itu terjadi pada si kecil? Dokter anak asal Amerika sekaligus penulis buku Baby and Child Health, Jennifer Shu, menyebutkan bau badan yang terjadi pada anak-anak bukan tanpa sebab. Perubahan hormon yang mulai terbentuk dalam tubuh si kecil merupakan salah satu faktor yang menyebabkan anak-anak mulai memiliki masalah bau badan. Bau badan juga menjadi penanda bahwa buah hati Anda akan memasuki tahapan usia berikutnya yang lebih matang.

 

Seiring dengan perkembangan tubuh dan pertambahan usia, keringat yang dikeluarkan oleh tubuh menjadi lebih banyak. Hal ini akan memudahkan bakteri yang ada dalam tubuh untuk menguraikan nya keringat hingga pada akhirnya membuat bau badan tidak sedap. Faktor lainnya yang membuat bau badan pada mereka adalah terbentuknya kelenjar keringat secara berlebihan. Hal inilah yang menyebabkan si kecil mudah mengeluarkan keringat dan bau badan.

 

Jangan terlalu dini memberikan deodoran pada anak untuk mengatasinya. Deodoran belum tentu sesuai dengan jenis kulit anak. Menurut Dr. Jennifer, mandi secara rutin, menggunakan pakaian bersih dan rutin mencuci handuk dan sprei dapat menjadi langkah awal yang mudah untuk mengusir bau badan pada si kecil. Di satu sisi, makanan yang beraroma menyengat seperti bawang putih, bawang merah, dan jengkol dapat mempengaruhi bau badan pada si kecil.

 

Bila metode tersebut belum bisa menyelesaikan masalah, Dr. Jennifer menyarankan untuk menggunakan deodoran. Pilihlah deodoran yang aman buat anak, terlebih yang tidak mengandung antipersipant. Sebab, zat ini akan membuat keringat si kecil menjadi dingin. Jika perlu, Anda bisa mengajak si kecil pergi ke dokter anak untuk memastikan penyebab bau badan yang dialaminya. Pada kasus yang lain, bau badan hanya sebuah reaksi sementara akibat perubahan hormonal yang terjadi dalam pergantian usia anak.

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini