Pulihkan Kondisi dengan Berolahraga

53eb8ac5ccd0759644ba238e6814bcc474e40e28.jpeg

Sehabis sakit disuruh banyak bergerak? Apa dokternya tidak salah? Ternyata tidak. Dokter Michael Triangto, SpKO, spesialis olahraga dari Slim+Health Sports Therapy Jakarta mengatakan, saat sedang sakit, otomatis aktivitas fisik berkurang karena banyak beristirahat, dan lebih sedikit menggunakan energi serta berkonsentrasi pada pemulihan. Kondisi ini membuat otot-otot tubuh menjadi memendek dan kaku. Tidak heran bila kita sering mengeluhkan badan terasa pegal karena terlalu banyak beristirahat saat sakit.

SEGAR SETELAH LATIHAN

Setelah sakit, kita harus melatih otot-otot tubuh agar memanjang dan tidak lagi kaku. Sedikit demi sedikit, tubuh akan dipersiapkan untuk kembali ke kehidupan sehari-hari dengan level aktivitas yang lebih tinggi daripada ketika sedang sakit. "Aktivitas fisik akan memacu jantung untuk memompa darah lebih banyak dan lebih cepat ke seluruh tubuh. Tujuannya agar darah lebih banyak beredar di tubuh dan akan membawa zat-zat untuk penyembuhan penyakit, serta untuk system imunitas tubuh," demikian penjelasan dr. Michael.

TANDA-TANDA OVERTRAINING

Agar tubuh bisa dipacu untuk kembali ke kondisi semula, lakukan kegiatan yang beragam. Lakukan yang kita mampu dulu. Jangan memaksakan diri untuk langsung kembali ke pola aktivitas fisik sebelumnya. Kita akan tahu kalau latihan yang dilakukan berlebihan atau tidak dengan memerhatikan efeknya terhadap badan. "Bila badan terasa segar setelah latihan, artinya porsinya sudah cocok. Namun, kalau setelah latihan tubuh malah loyo, berarti porsi latihannya berlebihan," tutur dr. Michael.

Untuk membantu proses pemulihan penyakit, salah satu aktivitas fisik yang bisa dilakukan adalah berjalan kaki. Setelah tubuh mulai kembali ke kondisi semula, kita bisa meningkatkan aktivitas fisik dengan memilih kegiatan ekstra yang mudah.