Penyebab Diare Yang Biasa Terjadi

52ef21d0a01135dac6cc3a42812f5391cb9a3105.jpeg

“Bu... perutku sakit...”

 

Keluhan si kecil tiba-tiba terucap sambil bolak-balik pergi ke kamar mandi. Diare merupakan penyakit yang mudah sekali terjadi, khususnya pada anak-anak. Jika biasanya buang air besar rutinnya sekali dalam sehari, saat diare tiba bisa berulang kali. Belum lagi rasa sakit yang harus ditanggung saat diare ini terjadi. Lantas, apa saja sih penyebab diare yang sebenarnya?

 

Bakteri dan virus

Penyebab pertama terjadinya diare tak lain adalah infeksi virus maupun bakteri yang terjadi di dalam perut. Dr. Roger Harms, direktur medis dari Mayo Clinic menjelaskan infeksi bakteri seperti Salmonella dan Escherichia coli dapat dengan mudah menyebabkan diare. Di dalam organ pencernaan mikroorganisme ini berkembang dan mengganggu prosesnya, sehingga membuat kotoran tak bisa dipadatkan dan berujung pada terjadinya diare.

 

Efek minum obat

Dr. Roger melanjutkan bila meminum antibiotik yang terlalu banyak juga bisa berimbas dengan terjadinya diare dalam tubuh. Hal ini disebabkan antibiotik bisa merusak semua bakteri yang dalam tubuh, tak terkecuali bakteri yang bermanfaat. Hasilnya sistem pencernaan menjadi terganggu dan bisa menyebabkan diare.

 

Alergi susu

Penyebab lainnya dari diare antara lain karena imun tubuh tak bisa menerima zat tertentu yang ada dalam makanan. Laktosa merupakan salah zat gula yang mudah menyebabkan diare. Zat yang ada dalam susu ini sulit dicerna pada tubuh sebagian orang, sehingga menyebabkan reaksi yang kurang baik pada pencernaan seperti diare.

 

Kurang higienis

Kalau yang satu ini lebih ke faktor kebiasaan yang kurang dalam menjaga kebersihan. Biasanya anak-anak sering melakukan hal ini. Habis bermain kotor-kotoran, tidak mencuci tangan langsung ambil makanan. Belum lagi, makanan yang dimakan termasuk jajanan jalanan yang kurang higienis. Walhasil pulang sekolah atau bermain si kecil mendadak terserang diare.

 

Maka dari itu, jagalah kesehatan buah hati Anda dengan menghindarkannya dari kebiasaan tersebut. Selain itu, jangan terlalu sering menyajikan makanan yang pedas karena mudah menaikkan asam lambung yang biasa dibarengi dengan munculnya diare.