Sehatnya Masakan Rumahan

091aca378c777eebf38857cf47d36ce621592fcc.jpeg

Tantangan bagi keluarga muda zaman sekarang adalah sulit untuk menyajikan makanan sendiri untuk anggota keluarga. Kesibukan yang kian padat dan waktu yang semakin singkat membuat banyak keluarga muda lebih memilih makan di luar sebagai solusinya.

Namun, tanpa Anda ketahui mengonsumsi makanan di luar tidak sesehat makanan yang diolah sendiri di rumah.

Lebih higienis

Anda tentunya sangat tahu bagaimana makanan rumahan tersaji di meja makan. Selain kebersihan yang terjaga, bahan makanan pun dipilih dengan cermat dan baik. Itulah mengapa makanan rumahan dinilai lebih sehat daripada makan di luar.

Jika Anda mencermati makanan yang disajikan di restoran, yakinkah Anda dengan kebersihannya? Terlebih lagi dengan makanan yang disajikan tanpa pemanasan seperti gado-gado, rujak, asinan, dan salad. Maka menu seperti soto, sup, ikan bakar, dan yang lainnya lebih aman daripada masakan yang tak dimasak dan penyajiannya serba dipegang tangan.

Terhindar dari penyakit metabolik

Penyakit metabolik adalah penyakit keturunan yang disebabkan oleh gangguan metabolisme. Nah, penyakit metabolik ini dapat menyerang seseorang dengan lebih cepat jika seseorang tersebut memiliki pola makan yang buruk dan terbiasa mengonsumsi makanan tidak sehat.

Walaupun Anda tidak memiliki riwayat penyakit kencing manis, jantung koroner atau darah tinggi dari keluarga Anda, belum tentu Anda tidak bisa mendapatkannya juga. Kebanyakan restoran dan warung makan cenderung menggunakan minyak jenuh, zat tambahan makanan dan boros garam serta bumbu tambahan. Bila Anda telah akrab dengan makanan jenis ini, gangguan kesehatan akan sering muncul dan berisiko kanker dan kelebihan berat badan.

Terhindar dari zat kimia yang berbahaya

Sebagai ibu rumah tangga yang baik, Anda pastinya selalu selektif dalam memilih bahan makanan yang sehat bagi keluarga. Nah, pada poin inilah mengapa makanan rumahan dinilai lebih sehat. Sedangkan menu makanan di warung atau restoran lebih memperhatikan rasa dan profit yang didapat. Sehingga, banyak menggunakan boraks, formalin dan zat kimiawi lainnya untuk membuat makanannya lebih tahan lama. Selain itu, jika dilihat dari aspek ekonomi, mengolah dan menyajikan menu harian di rumah bisa menghemat anggaran belanja.

Menu harian mana yang Anda pilih untuk kesehatan keluarga?