Sehatnya Labu Siam yang Bergizi

f5579319f8ea04dc94518fc4c14e69aa2b4669ad.jpeg

Seperti tomat, labu siam sebenarnya merupakan buah yang digolongkan sebagai sayuran. Bentuknya yang kecil dan berwarna hijau pucat mirip dengan buah pir, oleh karena itu labu siam juga mendapatkan sebutan sebagai vegetable pear.

Selain banyak digunakan dalam hidangan khas Indonesia, labu siam juga bahan yang popular dalam berbagai masakan Meksiko, India, dan Amerika Latin. Tidak rugi lho jika Anda suka memakan labu siam, karena sayuran ini penuh dengan nutrisi yang baik bagi tubuh.

Rendah Kalori

Menurut situs Livestrong, labu siam yang bernama latin Sechium edule ini cocok dijadikan sebagai lauk rendah kalori. Dalam satu cangkir labu siam rebus atau setara dengan 160 gram, akan memberikan 38 kalori, 8 gram karbohidrat, dan hampir tidak ada lemak. Labu siam memiliki kalori yang rendah karena kandungan air di dalamnya yang cukup tinggi, yaitu sekitar 93% dari berat labu siam.

Tinggi Serat

Dalam satu cangkir labu siam rebus terdapat 4,5 gram serat makanan, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah sembelit, menurut Department of Health and Human Services Amerika. Serat pangan tidak dicerna tubuh menjadi energi, sehingga dimanfaatkan tubuh untuk memperlancar sistem pencernaan. The Institute of Medicine merekomendasikan 25 gram serat untuk perempuan dan 38 gram bagi pria per hari.

Mineral dan Vitamin

Secangkir labu siam rebus menyediakan 277 mg kalsium dan hanya 2 mg sodium, sehingga baik untuk menjaga tekanan darah. Selain itu, sayuran ini juga memberikan asupan 13 mg vitamin C atau setara dengan 22% dari nilai harian yang direkomendasikan. Labu siam juga memasok 29 mikrogram folat yang setara dengan 7% nilai harian dan 0,2 mg vitamin B6 yang memenuhi 10% dari kebutuhan yang disarankan setiap hari. Menurut U.S. Department of Agriculture, vitamin B memainkan peran penting dalam menjaga metabolism tubuh.

Cara Memasak

Cara mempersiapkan hidangan berbahan dasar labu siam tentunya akan mempengaruhi kandungan gizi di dalamnya. Misalnya, untuk mendapatkan rasa sajian yang gurih, diperlukan penambahan garam yang cukup banyak, sehingga kandungan sodium meroket menjadi 379 mg. Orang dewasa dan anak-anak yang sehat seharusnya tidak mengonsumsi lebih dari 2300 mg sodium per hari. Selain itu, penggunaan minyak atau mentega untuk menumis juga menambah kandungan lemak dan kalori.

Untuk menyediakan hidangan sehat berbahan dasar labu siam, pilih cara memasak yang tetap menjaga kandungan nutrisi baik bagi tubuh, misalnya dengan merebus atau menggunakan olive oil untuk menumis.