Pentingnya Asupan Kolin Bagi Si Kecil

da7d554c1e8ef954bcaa72b132769f305dcf449f.jpeg

Pernah mendengar tentang kolin? Nutrisi penting ini mulai dikenal sebagai senyawa super bagi otak si Kecil karena dipercaya dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi dan daya memorinya. Kolin ini sendiri dapat ditemukan di hati, daging, ikan, kacang, polong, bayam, wheat germ, dan telur.

Selain baik untuk perkembangan otak anak, Kolin punya beberapa manfaat yang penting bagi kesehatan si Kecil. Simak penjelasannya berikut ini ya, Bu.

Mencegah Penyakit Jantung

Penyakit jantung yang dulunya hanya dikenal sebagai penyakit orang lanjut usia, kini merambah ke segala kalangan. Tingginya asupan makanan berlemak tinggi dan kurangnya berolahraga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Kekurangan kolin dalam tubuh juga menjadi faktor penyumbang terjadinya penyakit tersebut. Semakin rendah kadar kolin dalam tubuh, semakin tinggi produksi homocysteine, penyebab gangguan sistem kardiovaskular, demikian pernyataan penelitian yang dimuat di American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2005.

Menurunkan Kecemasan

Dalam perkembangannya, si Kecil terkadang mengalami berbagai kecemasan seperti memasuki tempat baru, mendapatkan bully dari teman, atau saat berkompetisi di pertandingan olah raga. Menurut penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Norwegia tahun 2009 dan dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition, tingkat kolin yang rendah dalam tubuh berhubungan dengan meningkatnya tingkat kecemasan. Penuhi kadar kolin bagi si Kecil yaitu sekitar 125 mg per hari. Hati-hati ya, terlalu banyak juga dapat menyebabkan risiko terkena depresi.

Menurunkan Inflamasi

Temuan dari penelitian ATTICA menunjukkan pola makan yang kaya kolin dan betain menyebabkan tubuh memiliki tingkat terendah beberapa penanda inflamasi, termasuk protein C-reaktif (CRP), homocycteine, interleukin-6, dan tumor necrosis. Menambahkan makanan yang menjadi sumber kolin dapat menurunkan efek peradangan yang disebabkan oleh respon tubuh terhadap infeksi dan iritasi, misalnya oleh bakteri atau luka karena terbakar.

Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Sebagai orang tua, tentunya ingin selalu melindungi kesehatan si Kecil. Tidak hanya dalam jangka waktu pendek, tapi hingga dewasa nanti. Salah satu penyakit yang tentunya ingin dihindari adalah kanker payudara, yang marak akhir-akhir ini. Penelitian yang dimuat di FASEB Journal pada tahun 2008 ini menemukan risiko kanker payudara berkurang 24% karena asupan makanan tinggi kolin, yang dapat memperbaiki kerusakan sel-sel DNA dalam tubuh.

Wah, ternyata cukup banyak kegunaan konsumsi kolin selain untuk fungsi otak. Masukkan makanan mengandung kolin dalam pola makan si Kecil sehari-hari untuk menjaga kesehatannya ya, Bu.

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini