Gemar Makan Gula, Alamat Anak Hobi Ngemil

664d157ecd8e9e825ce764e676e4768e3de91998.jpeg

Seakan ada anggapan bahwa tanpa rasa manis mulut enggan untuk menyantap makanan. Rasa manis dari gula memang sudah lama menjadi primadona banyak orang di dunia. Mulai anak-anak hingga orang dewasa begitu tertarik dengan makanan yang kental akan rasa gulanya. Sebut saja permen, cokelat susu, es krim hingga brownies yang legit, semua hidangan ini tak pernah sepi peminat. Walau begitu, Anda harus tetap sadar bahwa makanan ini merupakan sumber gula yang cukup tinggi.

Gula melepaskan beragam zat kimia yang memiliki efek candu. Dampak ini akan membuat otak menjadi lebih bahagia dan mendorong orang yang mengonsumsinya untuk lebih banyak lagi memakan gula. Anda pun akan selalu ngemil makanan atau mungkin minuman yang berasa manis secara terus menerus. Belum lagi, jika asupan ini dinikmati sembari menonton TV atau mengobrol, hingga makanan atau minuman manis tersebut habis kadang tak menyadarinya.

Dampak lain dari konsumsi gula berlebihan ini akan membuat anak ataupun Anda sendiri lebih mudah merasa lapar. Kadar gula yang cukup tinggi akan membuat otak berhalusinasi. Yang lebih parah lagi, gula darah yang tinggi dapat mengganggu kinerja hormon leptin. Padahal, hormon inilah yang membuat otak menyampaikan pesan kenyang, hingga Anda atau si kecil sudah enggan untuk makan kembali.

Bisa dibayangkan manakala hormon leptin tak dapat bekerja maksimal, Anda akan memasukkan makanan atau minuman ke mulut secara terus-menerus. Sementara perut sendiri sudah terisi dengan penuh, tentu hal ini akan sangat menyiksa. Pada kenyataannya, kejadian semacam ini benar-benar terjadi saat Anda memakan popcorn yang manis, permen cokelat hingga biskuit cokelat secara berlebihan.

Kebiasaan buruk ini lebih mudah ditemukan pada anak-anak, sebab kinerja hormon dan otak secara umum belum sekompleks otak manusia dewasa. Nah, untuk mengatasinya, gantilah dengan asupan yang lebih bergizi. Anda bisa mengganti cokelat susu dengan cokelat hitam organik yang lebih sehat. Atau bisa juga dengan snack bar yang memiliki komposisi nutrisi yang lebih komplit.

Menurut Leah Zerbe, praktisi kesehatan yang juga merupakan editor rubrik kesehatan dan makanan di Rodale News dan Philadelphia Daily News, jika Anak ingin mengonsumsi makanan yang manis, ajaklah untuk jalan-jalan selama 15 menit. Kegiatan ini mampu mengalihkan keinginan anak untuk mengonsumsi asupan yang manis dalam jumlah banyak.

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini