Bingung dengan ‘Lemak Total’? Begini Penjelasannya!

3127e4ecf9be1eca046cc1d2e8c4d10bf8a1dba9.jpeg

Jika pernah melirik informasi nutrisi pada label kemasan makanan, akan tercantum tulisan lemak total. Bagi orang-orang yang menjalankan kebiasaan makan sehat atau sedang program diet, hal pertama inilah yang dilihat dan dipertimbangkan. Padahal angka yang tinggi tidak berarti bahwa makanan tersebut tidak sehat, dan begitu juga sebaliknya.

Ketahui penjelasan tentang lemak total berikut ini ya.

Kandungan Lemak

Kandungan lemak total dari makanan adalah jumlah total semua lemak yang berbeda dalam satu porsi. Menurut Angela Brady, M.Sc, praktisi kesehatan sekaligus bioteknologi Amerika, jumlah ini penting diketahui karena lemak memiliki 9 Kalori per gram, lebih dari 2 kali lipat dari 9 Kalori karbohidrat maupun protein. Ini berarti kandungan lemak total berkontribusi memberikan Kalori yang lebih tinggi. Itu sebabnya diet rendah lemak dapat membantu menurunkan berat badan, dengan memotong jumlah kalori yang dikonsumsi tubuh.

Lemak Buruk

The U.S Food and Drug Administration mengharuskan produsen untuk mencantumkan lemak jenuh dan lemak trans pada label nutrisi di kemasan makanan, karena jenis lemak ini memiliki efek negatif pada kesehatan manusia, seperti meningkatkan kadar kolesterol sehingga memicu terjadinya penyakit jantung. Lemak jenuh ditemukan dalam daging dan produk susu, biasanya padat pada suhu kamar. Sedangkan lemak trans hanya diproduksi dari sisa metbolisme hewan atau dibuat secara sintetis. Dalam kemasan makanan, dikenal juga sebagai minyak terhidrogenasi parsial dan terkandung dalam margarin. Jaga asupannya di bawah 10% dari total energi dan hindari lemak trans seluruhnya.

Lemak Baik

Lemak baik adalah lemak tak jenuh tunggal dan ganda, bermanfaat untuk mengurangi kadar kolesterol dan membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak. The U.S. Food and Drug Administration tidak meminta lemak jenis ini tercantum pada label, kecuali di makanan yang mengklaim produknya baik dalam menurunkan LDL. Lemak baik biasanya berbentuk cair pada suhu kamar dan banyak ditemukan pada minyak yang terbuat dari sayuran dan kacang-kacangan, serta lemak yang ditemukan pada ikan.

Lemak total pada kemasan merupakan jumlah dari beberapa lemak yang terkandung, termasuk lemak jenuh dan lemak trans. Misalnya, pada Nestlé CERELAC jumlah lemak totalnya sebesar 4,5 gram dalam setiap takaran saji sebanyak 50 gram. Itu artinya, dalam sekali konsumsi sebanyak 50 gram Nestlé CERELAC dapat memenuhi kebutuhan lemak total dalam tubuh sebesar 4,5 gram dari kebutuhan harian.

Karena informasi lemak total bisa ditemukan dalam semua produk kemasan, termasuk Nestlé CERELAC, Anda bisa langsung menerapkannya di rumah. Selamat mencoba!