Cara Tepat Memakai Hand Sanitizer

9ed0b3403444414c4747a3004d743fba7b241bb4.jpeg

Anda pastinya sering untuk mengingatkan si kecil untuk melakukan kebiasaan yang satu ini dalam berbagai kondisi, seperti sebelum makan dan setelah dari kamar mandi. Ya, mencuci tangan. Kebiasaan ini bisa membantu untuk membunuh kuman dan memperlambat penularan virus. Sayangnya, karena tidak di semua tempat bisa menemukan sabun, hand sanitizer adalah penyelamat untuk memerangi kuman. Namun, yakinlah Anda?

Pembersih tangan anti bakteri dirancang sebagai alternatif mencuci tangan menggunakan sabun dan air. Jenis pembersih tangan ini juga hadir dalam bentuk yang berbeda, seperti gel, busa, dan cairan. Hanya dengan menuangkan ke telapak tangan, tidak perlu lagi menambahkan air atau dibilas. Sangat praktis bukan?

Anda mungkin sering memperhatikan label kemasan yang mengatakan dapat membunuh kuman hingga 99,9 persen. Lalu apakah hal ini benar-benar terjadi? Pembersih tangan bekerja dengan menghilangkan lapisan luar minyak pada kulit saja. Jika tidak menggunakan cairan pembersih tangan dengan cukup atau tidak menggosoknya dengan menyeluruh, kuman tidak akan terbunuh seluruhnya.

Situasi lain yang membuat pembersih tangan tidak efektif adalah saat tangan Anda dalam keadaan sangat kotor. Jika pembersih tangan Anda mengandung kurang dari 60 persen alkohol, kemungkinan kuman masih menempel pada telapak tangan. Jenis kuman yang dapat dibunuh oleh hand sanitizer juga belum tentu kuman penyebab sakit lho.

Lebih baik gunakan cara mencuci tangan dengan cara lama saja ya, yakni dengan air dan sabun. Cara ini lebih efektif dan terjamin kebersihannya, karena tangan tidak tercemar dengan bahan kimia yang bisa saja menempel pada makanan.

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini