Camilan Sehat untuk Anak

e979f0931f346ba98fa9b8f7b930cd423d8ba9b0.jpeg

Pada masa pertumbuhan, seorang anak memerlukan kebutuhan nutrisi yang seimbang agar tumbuh dan berkembang sesuai harapan. Masalahnya, anak-anak seringkali susah makan. Mereka lebih menyukai camilan dan makanan jajanan. Yuk kita cermati camilan sehat untuk anak.

Usia anak-anak banyak dihabiskan untuk belajar, olahraga dan bermain.  Aktifitas bermain seringkali membuat anak lupa waktu makan. Mereka lebih menyukai menyantap camilan atau jajanan yang bisa disantap disela-sela waktu bermain. Bukan tidak boleh, mengonsumsi makanan camilan atau jajanan sebenarnya baik asal tepat pemilihan jenis camilannya. Camilan bisa menjadi makanan pelengkap dari menu utama. Misalnya saat makan besar anak kurang mengonsumsi buah, makanan camilan sebaiknya terbuat dari bahan yang mengandung unsur buah, seperti fruit cake, es buah, atau puding buah.

Bersih

Camilan yang dibuat sendiri atau makanan jajanan yang dibeli harus diperhatikan kebersihannya. Hindari makanan jajanan yang dijual di tempat terbuka. Tempat jualan yang tidak terjaga kebersihannya memungkinkan makanan terpapar oleh bakteri, debu dan lalat. Akibatnya anak bisa terkena penyakit saluran pencernaan seperti sakit perut, diare bahkan bisa mengalami keracunan.

Porsi Kecil

Camilan atau jajanan harus porsi kecil dan tidak boleh mengenyangkan. Memberikan makanan camilan dalam porsi besar membuat anak merasa kenyang dan saat waktu makan tiba anak akan sulit makan. Jika kondisi ini berlangsung terus menerus dan dalam jangka waktu lama bisa mengakibatkan anak kurang gizi.

Perhatikan Waktu Makan

Waktu makan camilan sebaiknya diberikan pada saat waktu makan selingan. Yaitu antara waktu makan pagi dan makan siang (jam 10.00), atau di sore hari antara waktu makan siang dan makan malam (jam 16.00). Memberikan makanan camilan atau jajanan sebaiknya jangan berdekatan dengan waktu makan karena anak akan enggan makan karena masih merasa kenyang.

Berupa Camilan Sehat

Makanan camilan dan jajanan sebaiknya berupa makanan sehat. Jangan memberikan makanan camilan yang terlalu manis. Makanan yang mengandung banyak tepung, gula dan lemak bersifat mengenyangkan, akibatnya anak akan kurang nafsu makan. Camilan sebaiknya terbuat dari bahan yang rendah gula, lemak, garam dan karbohidrat. Pilih camilan sehat yang terbuat dari bahan biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran dan buah. Contohnya, cake labu kuning, puding buah, coktail buah, pie isi puding, pastel isi ayam atau kroket isi keju dan sayuran.

Cermat Memilih Camilan

Camilan atau makanan jajanan banyak sekali ragamnya. Jika camilan diolah sendiri tentu kandungan gizi dan kebersihan dapat dikontrol. Masalahnya jika makanan jajanan terpaksa harus dipilih anak sebagai makanan selingan. Pilih makanan jajanan yang tidak berwarna, berpengawet dan diberi penguat rasa seperti monosodium glutamat. Food aditive ini berbahaya untuk kesehatan tubuh anak.

Camilan Harus Bergizi

Makanan camilan atau jajanan sebaiknya mengandung gizi yang baik. Camilan difungsikan sebagai makanan pelengkap dari makanan utama. Jangan memberikan makanan camilan yang miskin gizi, seperti makanan yang hanya kaya akan gula, karbohidrat dan lemak. Berikan camilan yang kaya protein, vitamin, mineral dan serat. Sebagai penunjang pertumbuhan fisik dan menjaga serta memelihara kesehatan tubuh anak.