Warung Kebunku

4dfdb2f60ea7b285afff94a31fbd098b2de4d2b4.jpeg

                Ada hal yang menarik dari sebuah ‘warung’ di halaman rumah ini. Sekilas tidak terlalu jelas akan keberadaannya, karena berlokasi di daerah perumahan dekat Taman Langsat, Kebayoran Baru. Untunglah terpampang stiker di bagian pintu yang terbuka lebar: ‘Warung Kebunku’ dan ya inilah tujuan saya bersantap siang hari itu.

Hanya saja menu yang tersedia kali ini terbatas, gado-gado; tanpa atau dengan lontong. Juga hanya ada 1 minuman yaitu teh, panas atau dingin dan manis atau tawar. Sebetulnya hidangan lain seperti tekwan, mie baso atau goreng biasa juga tersedia, tetapi sedang absen karena semua bahan yang digunakan harus organik. Untuk catatan, Warung Kebunku memang fokus menyediakan hidangan dengan bahan seperti sayuran dan daging organik. Usaha restoran adalah diversifikasi dari bahan hidangan yang dimiliki. Sedang lokasi lain dengan nama sama, terletak di daerah Terogong, Jakarta Selatan.

Setelah memesan, gado-gado tersaji dalam piring lengkap dengan emping dan telur, minus krupuk. Untuk krupuk tinggal ambil di bagian warung sesuai kebutuhan, bayarnya nanti yah. Gado-gado yang dihidangkan bertipe ulek, bukan siram (saus kacang) lengkap dengan berbagai jenis sayur segar dalam porsi yang pas tanpa lontong. Satu sendok awal memberi kelezatan khas dengan bumbu saus yang pas. Sayuran tidak terlalu empuk, dari berbagai jenis seperti kacang panjang, labu, jagung, tahu, tempe sampai juga pare. Yang terakhir ini jika bukan selera Anda, cukup beritahu pramusaji; juga jika menginginkan rasa pedas.

Saus kacang dengan rasa manis campuran bumbu yang imbang, memberi tiap suap dari semua bagian gado-gado makin lezat. Apalagi adanya ‘teman’ krupuk putih memberi akses gurih.

Sesi makan siang dengan gado-gado dari Warung Kebunku, benar-benar menyenangkan, apalagi karena bisa dipastikan bahan yang digunakan adalah bahan-bahan organik.

Tentu saja ini bukan karena sebagai orang Indonesia yang menggemari hidangan lokal dan bertepatan waktunya makan siang. Saran saja, silakan buktikan sendiri.

Akhirnya, makan siang ditutup dengan minuman sederhana tadi yaitu es teh manis. Dengan total harga hidangan sebesar Rp25.000, ibarat menemukan oase di padang gurun. Satu tempat yang harus dicoba dan dikunjungi; kalaupun tidak menemukan hidangan yang sesuai selera, Anda tetap bisa berbelanja bahan-bahan hidangan organik berkualias disini, dari Senin sampai Sabtu. Selamat bersantap.