Tularkan Kebahagiaan Lewat Senyuman

bd5cf49000cec8780eeb7d0427675514152fb9ac.jpeg

Dipikir-pikir, kebaikan itu sebetulnya banyak dan ringan untuk dikerjakan. Sayangnya, itu seringkali kurang kita sadari sehingga tidak banyak kebaikan yang bisa kita lakukan. Contoh yang paling simpel adalah senyuman, siapa yang tidak bisa melakukannya?

Sudahkah Anda tersenyum hari ini dari pagi?  Senyuman adalah bahasa universal untuk mengekspresikan kebaikan, kesenangan, atau keramahan. Dimana pun kita hidup di dunia ini pasti ada budaya yang sama untuk memahami senyuman.

Bahkan berbagai riset kesehatan mengungkap bahwa senyuman itu bisa membuat kita lebih awet muda karena otot-otot muka menjadi rileks.

Konon, dibutuhkan 43 otot untuk cemberut dan hanya 17 otot untuk tersenyum.

Tersenyum bisa membantu sistem kekebalan tubuh untuk bekerja lebih baik. Riset mengungkap ketika seseorang tersenyum, maka fungsi imun meningkat dan ini membuat seseorang merasa lebih rileks dan terhindar dari penyakit seperti flu.

Senyuman juga bisa melepaskan endorfin, senyawa yang bisa mengurangi rasa sakit secara alami dan serotonin. Ini bisa membuat orang merasa lebih baik dan menjadi obat yang alami.

Selain bermanfaat untuk kesehatan, senyuman juga sangat bagus untuk kebugaran jiwa (psikis). Jangan menunggu bahagia untuk bisa tersenyum. Sebaliknya, tersenyumlah pasti Anda bahagia. Senyuman dapat melepaskan energi jiwa yang positif.

Dengan tersenyum, berarti ada feeling of enjoyment saat kita melakukan sesuatu. Ini akan mengurangi beban jiwa. Senyuman sangat bagus untuk menangkal stress. Tersenyumlah maka beban stress Anda akan berkurang atau bahkan bisa hilang.

Ketika orang tersenyum, maka ini akan membuat raut muka dan aura seseorang  menjadi menyenangkan bagi orang lain yang melihatnya. Bedakan ketika kita melihat orang yang cemberut. Hati siapapun pasti tidak suka melihatnya.

Yang paling mengagumkan adalah ternyata senyuman itu merupakan aktivitas yang menular. Riset ilmiah membuktikan itu. Maksudnya mungkin tidak harus seharfiah ungkapan itu. Pengertiannya bisa seharfiah itu dan bisa juga tidak.

Dengan tersenyum, maka akan ada energi positif yang keluar. Energi positif akan menularkan energi yang sama pada orang lain atau juga dapat menyumbangkan energi positif pada lingkungan.

Senyuman kita menyumbangkan kebahagian bagi lingkungan kita. Sampai dikatakan dalam ajaran agama bahwa senyuman kita pada saudara kita adalah bagian dari sedekah kita.

Karena sangat bagus bagi kita dan orang-orang di sekitar kita, maka sangat bagus kalau kita mulai mendisiplinkan senyuman di pagi hari. Tapi jangan hanya kita melakukan sebagai aktivitas fisik.

Idealnya, kita tersenyum sebagai ekspresi dari pemahaman positif, sikap positif, dan perasaan positif terhadap diri sendiri dan hidup ini. Dengan begitu, jiwa dan raga kita menjadi lebih bugar.


Semoga bisa kita jalankan.