Pembersih Berbahan Alami yang Aman untuk Kesehatan Si Kecil

138a8dd77c07be0db5cd7b37807d68bfbce70db1.jpeg

Tidak ada yang mengalahkan nyamannya tinggal di rumah yang bersih dan rapi. Tapi tahukah Anda? Pembersih rumah yang biasa Ibu pakai banyak mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan tubuh keluarga, terutama si kecil.

Penelitian yang dilakukan University of Cincinnati College of Medicine menemukan bahan kimia dalam pembersih rumah, dapat memicu terjadinya asma pada anak. Penggunaannya setiap hari juga dapat memicu kenaikan tekanan darah, mengiritasi mata, kulit, dan saluran pernafasan. Seram juga ya, Bu.

Untuk menghindari dampak negatif pembersih kimia, Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami yang sudah ada di dapur, untuk membersihkan rumah. Selain tidak membahayakan kesehatan, harganya pun murah dan mudah didapat. Jadi Ibu bisa mengajak si kecil bersih-bersih rumah nih. Yuk, simak bahan-bahan apa saja yang bisa digunakan untuk membersihkan rumah.

Baking soda

Umumnya digunakan dalam pembuatan kue, baking soda sering dijadikan bahan multiguna dalam membersihkan ruangan dalam rumah. Bahan ini dapat menggantikan bubuk pembersih kamar mandi untuk membersihkan bak mandi dan wastafel, tanpa meninggalkan goresan. Baking soda juga digunakan untuk menjaga lemari pendingin dari bau tidak sedap. Campur dengan cuka untuk membersihkan dan mencegah sumbatan pada saluran pembuangan air.

Cuka

Biasa terlihat duduk manis di lemari dapur Ibu, cuka punya kekuatan super untuk membersihkan noda minyak yang bikin dapur lengket dan kotor, sekaligus menghilangkan bau tidak sedap. Dilansir dari situs Mothereartliving, cara membuat produk pembersih dari cuka cukup mudah, campurkan 1 bagian cuka dengan 4 bagian air, lalu semprotkan untuk membersihkan kaca, membersihkan meja dapur dari bakteri, sekaligus menjaganya tetap mengkilat. Sifat alami antibakteri yang dimiliki cuka juga bisa menggantikan produk pembersih lantai dan kamar mandi.

Jeruk lemon

Kandungan asam yang tinggi pada air jeruk lemon ampuh bersihkan noda minyak dan juga memberikan efek bau yang segar, seperti yang dilansir situs Motherearthliving. Anda juga bisa membelah jeruk lemon kemudian menggosokkannya pada papan talenan, dijamin bau amis setelah memotong ikan tidak tercium lagi. Air perasan jeruk lemon yang masih murni dapat digunakan untuk menghilangkan kerak yang timbul karena sisa sabun dan air di kamar mandi atau wastafel dapur.

Tidak ragu-ragu lagi kan mengajak si kecil bersih-bersih rumah? Gunakan bahan-bahan alami agar kegiatan bersama si kecil tidak terganggu.