Lebih Cepat Belajar Berjalan dengan Baby Walker

78c147e3a9120fd1db8fedd2a31e93a3ba96899c.jpeg

Salah satu peralatan yang banyak digunakan para orang tua adalah baby walker, yang bertujuan untuk melatih si Kecil belajar berjalan. Baby walker ini merupakan kursi bayi yang dilengkapi dengan roda untuk menggeser dirinya sendiri dengan menggunakan kaki dan mendorongnya kemana-mana. Aplikasikan untuk buah hati Anda juga yuk!

Usia Tepat

Usia dimana bayi dapat menggunakan baby walker bervariasi, tergantung pada ukuran tubuh, kekuatan, dan tingkat perkembangan fisik si Kecil. Minimal, bayi harus mampu menegakkan kepalanya dan kakinya telah menyentuh lantai untuk menggunakan baby walker tersebut. Menurut Consumer Reports, produk ini biasanya dirancang untuk si Kecil yang berusia 4-16 bulan dan telah mempunyai kekuatan mendorong dengan kakinya, agar bisa bergerak dalam baby walker. Anak-anak yang sudah bisa berjalan disarankan tidak melanjutkan penggunaannya.

Manfaat

Menurut situs DrGreene, anak-anak yang berusia 6-12 bulan sudah memiliki keinginan untuk bereksplorasi kemana-mana. Baby walker dapat membantu anak tetap tegak dan bergerak di sekitar ruangan tanpa dibantu. Alat ini biasanya memiliki bermacam-macam mainan yang dapat digunakan bayi untuk membuatnya tetap sibuk dan senang selama di baby walker, sehingga orang tua dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk mengurus pekerjaan rumah tangga lainnya. Baby walker juga dapat membantu memperkuat kaki bagian bawah.

Jaga Keamanan Saat menggunakan Baby Walker

Bayi yang terbiasa menggunakan baby walker dapat melaju dengan kecepatan lumayan tinggi sehingga berisiko terbentur atau jatuh. Ada beberapa kasus anak dibawa ke rumah sakit setelah terjungkal, terbentur, atau jatuh dari tangga karena menggunakan baby walker. Oleh karena itu pengawasan orang tua mutlak diperlukan untuk menjaga anak tetap aman dan jauh dari cedera. Selain itu pilih baby walker yang terbuat dari bahan yang kuat, ringan, dan aman. Situs Children’s Health Network menyarankan untuk menggunakan baby walker model terbaru yang telah memenuhi standar keselamatan, seperti mekanisme mencengkeram yang membuat baby walker menjauhi tepi tangga, atau desain yang lebih besar sehingga mencegah baby walker dapat melalui pintu. Gunakan penghalang pada bagian tangga untuk mencegah si Kecil terjatuh dari ketinggian dan kunci lemari-lemari, terutama yang berisi barang-barang berbahan kimia atau berbahaya. Selain itu, jauhkan penggunaan baby walker di luar rumah seperti halaman berumput atau dekat kolam renang untuk menghindari risiko terjungkal atau jatuh ke dalam kolam renang.

Semoga tips-tips di atas membantu Ibu dalam menggunakan baby walker secara tepat dan aman.

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini