Dampak Acara TV Pada Pola Pikir Si Kecil

4da0f8a765bb439be9628bfbb786fbf578f534ab.jpeg

Saat ini banyak sekali tayangan di televisi. Mulai dari film kartun hingga acara-acara dewasa.  Sayangnya, perbandingannya tidak proporsional. Televisi lebih banyak menayangkan tayangan untuk usia 17 tahun ke atas daripada untuk anak-anak. Acara-acara tersebut juga tayang di saat prime time, jadi mau tidak mau si kecil pasti akan menontonnya.

Sebagai orang tua, Anda wajib menemani si kecil ketika dia menonton televisi. Ada banyak dampak yang ditimbulkan oleh tayangan di TV, jadi awasi terus ya. Beberapa di antaranya bisa Anda simak di ulasan berikut ini.

Perkembangan  kognitif
Meskipun ada tayangan yang mengandung unsur pendidikan, tetap saja tidak meningkatkan kecerdasan si kecil. Sebuah studi pada tahun 2005 yang dipimpin oleh FJ Zimmerman dari University of Washington, berjudul “Children’s Televisional Viewing and Cognitive Outcomes: A Longitudinal Analysist of National Data”, menemukan bahwa televisi akan memberikan dampak negatif pada kemampuan kognitif si kecil jika mereka sering nonton TV sebelum usia 3 tahun.

Kekerasan
Banyaknya acara TV yang mengandung unsur kekerasan bisa mempengaruhi si kecil untuk melakukannya juga. Kata-kata kasar dan candaan yang tidak mendidik bisa merusak sense of humor si kecil. Menurut penelitian yang dipimpin oleh L. Rowell Huesmann dari University of  Michigan, menemukan bahwa anak laki-laki yang sering menonton TV memiliki sikap yang lebih agresif daripada mereka yang tidak.

Sebagai tindakan pencegahan, Anda bisa mengalihkan perhatian si kecil dengan kegiatan yang lebih seru seperti main monopoli, atau berkreasi dengan barang—barang bekas. Lebih mendidik dan tidak memberikan dampak buruk.

Konten seksual
Saat ini ada banyak sekali konten seksual yang bisa meracuni si kecil. Mulai dari musik, film, iklan, bahkan majalah. Maka dari itu agar si kecil tidak terjebak Anda harus mengawasinya setiap saat. Kalau bisa hindarkan si kecil dari hal-hal tersebut dan kenalkan mereka dengan konten positif dari masa lalu. Meskipun jadul, bisa dibilang saat ini anak kecil jarang sekali mendengarkan lagu anak-anak yang lucu dan menghibur. Jadi, ayo ajak si kecil menyelami indahnya masa kecil yang Anda lalui dulu.

Televisi memiliki beraneka dampak bagi pola pikir si kecil. Kalau Anda jago menyaring tontonan si kecil, maka perkembangannya akan berjalan dengan lancar. Selalu temani si kecil saat nonton TV ya, Bu.