df4d9571f5c441b0e1697ecb64cc99c037551af3.jpeg

Seiring dengan proses tumbuh kembangnya yang berjalan dengan pesat, si kecil pun mulai menunjukkan beberapa ciri anak pintar. Apalagi pada tiga tahun pertama kehidupannya, si kecil sedang berada dalam masa golden period, dimana otak anak berkembang dengan sangat cepat.

Maka dari itu, peranan orang tua sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang si kecil agar semakin pintar.  Jika si kecil sudah menunjukkan ciri anak pintar saat bermain dan beraktivitas, maka ini saatnya bagi Ibu untuk mengembangkan ciri anak pintar tersebut agar si kecil memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi.

Tahukah Ibu, bahwa kecerdasan si kecil dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu nature dan nurture. Faktor nature mengacu pada faktor genetic, sedangkan faktor nurture merupakan stimulasi yang berasal dari lingkungan. Oleh karena itu, stimulasi sangat berperan penting dalam perkembangan kecerdasan si kecil.

Berikut ini adalah beberapa cara mudah untuk menstimulasi otak si kecil agar ia semakin pintar dan cerdas.

 

Ajak si kecil bermain

Dunia anak adalah bermain, Namun jangan anggap remeh kegiatan bermain si kecil ya Bu. Ternyata banyak hal yang bisa dirinya pelajari dari bermain karena semua panca inderanya berkembang dan merangsang pembentukan sel-sel otaknya., Jangan sekedar melihat si kecil bermain, ikutlah bermain bersama dengannya. Tidak hanya membuat si kecil merasa senang, bermain juga dapat membantu perkembangan otak anak. Selain itu, dengan mengajak bermain pada si buah hati akan menambah keintiman hubungan antara orang tua dan anak. Agar lebih menyenangkan, permainan bisa dilakukan dalam suasana yang nyaman dan penuh kasih sayang. Selain itu, Ibu juga bisa sekaligus mengajarkan cara bersosialisasi dengan mengajak si kecil bermain dengan anak usianya

 

Sering mengajak si kecil bicara

Komunikasi dengan si kecil haruslah terjalin dengan baik. Oleh karena itu, sering-seringlah mengajak si kecil mengobrol. Tatap mata si kecil, sambil menggenggam jari-jarinya, pandang dia dan berbicaralah dengan jelas. Ibu bisa bercerita mengenai seputar aktivitas pada hari ini, perjalanan Anda ke kantor, siapa saja yang Anda temui, dan sebagainya. Ajak si kecil berbicara dengan nada yang lembut dan berikan kata-kata positif.

Mengajak si kecil berbicara bisa merangsangnya dalam menanggapi apa yang Ibu bicarakan. Selain untuk memperkaya perbendaharaan kosakata si kecil, kemampuan berbahasa dan bicara sejak kecil dapat membantunya mengembangkan kemampuan interpersonal, membaca, dan menulis di kemudian hari.

 

Kenalkan buku sejak dini

Tidak ada alasan terlalu dini, atau takut si kecil tidak mengerti dengan materi yang ada di dalam buku. Dengan mengenalkan membaca sejak dini pada si kecil akan membuat anak lebih pintar dalam berbahasa dan berkosa kata. Ibu bisa memulai untuk membiasakan membacakan cerita pengantar tidur kepada si kecil. Namun, jangan biarkan anak hanya menatap gambar-gambar pada buku saat Ibu membacakan cerita tersebut untuknya. Sebaiknya Ibu mengajak si kecil untu turut serta membaca bersama, agar si kecil bisa belajar mengidentifikasi hal-hal yang ada di dalam buku dan kelak lingkungan di sekitarnya.

 

Berikan mainan edukatif

Agar waktu bermain semakin menyenangkan, Ibu bisa berikan si kecil mainan edukatif untuk merangsang kemampuan motoriknya. Permainan yang bisa Ibu  lakukan tidak perlu mahal, yang penting membantu ia dalam proses belajar. Selain mempercepat proses belajar lewat bermain, anak juga akan menemukan hal-hal baru, dengan bertambah kemampuan otaknya, mulai dari kemampuan problem solving, mengenali bakatnya, dan juga kemampuan emosionalnya. Contoh-contoh permainan yang baik untuk perkembangan otak anak, adalah puzzle, teka-teki silang, menggambar, menyusun balok, dan masih banyak lainnya.

 

Mengenalkan berbagai musik

Kenalkan musik sejak dini kepada si kecil. Sejak hamil, Ibu seringkali mendengarkan si kecil musik klasik lewat headphone yang ditaro di perut. Begitu pula saat si kecil sudah tumbuh besar. Mendengarkan lagu bagus untuk perkembangan otak anak. karena merangsang si kecil untuk mempelajari suatu syair, nada, dan bunyi-bunyi alat musik di dalam lagu tersebut. Selain itu, mengenalkan berbagai jenis musik terhadap anak dapat membuat anak mengenal musik, merasa nyaman, dan bahagia.

 

Selalu berikan kasih sayang

Agar anak pintar, hindari stress dengan membuatnya merasa bahagia. Anak-anak yang bahagia akan lebih cepat pintar dari pada yang tidak. Selalu tunjukkan rasa kasih sayang dan perhatian untuk buah hati. Kedua hal tersebut dapat membantu anak mengingat, berpikir efisien, membentuk sikap dan perilaku yang baik, dan meningkatkan kemampuan belajar. Kehangatan keluarga juga diperlukan untuk mendukung perkembangan otak si kecil.

 

Ajak si kecil bereksplorasi

Ajaklah anak bermain di taman belakang rumah atau bertamasya ke kebun binatang atau wisata alam lainnya. Biarkan anak bermain dan mengenali alam di sekitarnya selama 20 menit dalam sehari. Untuk melatih daya konsentrasi dan memori otak, terutama sikap perhatian si kecil. Ibu bisa meminta si kecil untuk menunjukkan dan sebutkan berbagai nama binatang dan tanaman yang ia temui. Selain bisa berinteraksi dengan alam secara langsung, ternyata gelombang alam juga  mampu memberi kesegaran pada otak anak dan memberikan rileksasi otot dan mental ditengah kegiatan anak.

 

Berikan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang

Anak perlu asupan gizi tepat yang dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi dengan baik. Oleh karena itu, jangan lupa untuk berikan asupan nutrisi yang tepat, guna mendukung perkembangan otak anak dan agar anak cerdas. Berikan nutrisi tepat yang baik untuk membantu perkembangan otak anak, seperti tuna, salmon, sarden, sereal, oatmeal, buah-buahan, sayuran hijau, dan telur.

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini