Belajar Upacara bendera Yuk, Nak!

5d05f5be6daef7189856a8cd8eb0684f79623b6f.jpeg

Seringkali, si Kecil malas-malasan mengikuti upacara bendera yang digelar setiap hari Senin dan tanggal-tanggal tertentu untuk memperingati hari besar di Indonesia. Agar lebih disiplin mengikuti upacara bendera, yuk ajarkan baris-berbaris hingga melakukan tahapan upacara bendera hingga selesai.

Baris-berbaris adalah suatu wujud latihan fisik yang diperlukan untuk menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya suatu watak yang baik. Tujuannya cukup banyak misalnya menumbuhkan sikap disiplin dan rasa tanggung jawab, serta membentuk fisik yang tegap dan tangkas. Dalam baris-berbaris ada 3 aba-aba yang harus dikuasai, yaitu aba-aba petunjuk yang berguna untuk menegaskan pelaksanaan seperti Hormat-Gerak atau Istirahat di tempat-Gerak, aba-aba peringatan yang intinya cukup jelas dan tanpa ragu-ragu untuk dilakukan misalnya Lencang kanan-Gerak atau Tegak-Gerak, serta aba-aba pelaksanaan.

Aba-aba pelaksanaan juga dibagi menjadi tiga. Pertama, aba-aba Gerak untuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan tanpa meninggalkan tempat dan memakai anggota tubuh lain, misalnya hadap kiri-Gerak, atau Hormat-Gerak. Kedua adalah aba-aba Jalan untuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan untuk meninggalkan tempat, seperti Maju-Jalan. Ketiga, yaitu mulai yang dipakai pada pelaksanaan perintah yang harus dikerjakan secara berturut-turut, contohnya Hitung-Mulai.

Cara memberikan aba-aba juga ada peraturannya lho. Biasanya diucapkan dengan suara nyaring dan bersemangat. Selain itu dibarengi dengan berada di depan barisan kecuali dalam situasi yang tidak memungkinkan. Aba-aba petunjuk dan peringatan pada waktu pengucapan hendaknya diberi jeda. Di samping itu, aba-aba pelaksanaan pada waktu pengucapan harus dihentakkan. Apabila memerlukan pembetulan, maka dilakukan perintah Ulang.

Dalam susunan upacara bendera, ada beberapa poin penting yang tidak boleh dilupakan. Pertama-tama, masing-masing pemimpin barisan menyiapkan barisannya kemudian melakukan penghormatan dan laporan kepada pemimpin upacara. Pembina upacara kemudian dipersilakan memasuki lapangan upacara dan dilakukan penghormatan, serta laporan yang dilakukan pemimpin upacara. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengibaran sang merah putih diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta yang dipimpin Pembina upacara, pembacaan teks Pancasila oleh Pembina upacara diikuti oleh seluruh peserta, dan pembacaan teks pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Upacara bendera ditutup dengan rangkaian pembacaan doa, laporan dari pemimpin upacara, Pembina upacara meninggalkan lapangan upacara, disusul penghormatan pada pemimpin upacara sebelum meninggalkan lapangan tempat upacara berlangsung.

Ingatkan si Kecil untuk tetap tenang dan khidmat dalam menjalani proses upacara bendera, untuk menunjukkan rasa bangga dan kecintaan pada bangsa Indonesia.