Tips Menyajikan Menu untuk Keamanan Pangan Keluarga

AUG (2) Tips Menyajikan Menu untuk Keluarga yang Terjaga Kebersihan & Keamanannya.jpg

Bu, untuk menyiapkan menu sehat bagi keluarga, ternyata tak cukup hanya dengan memperhatikan kandungan nutrisinya saja, lho. Ibu juga harus memperhatikan keamanan pangan pada menu makanan keluarga.

 

Apa sih yang dimaksud dengan keamanan pangan, atau food safety?

Kemanan pangan secara umum mengacu pada upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan terkena cemaran biologis, cemaran kimia, atau benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan ketika dikonsumsi. Dalam kehidupan keluarga sehari-hari, keamanan pangan berkaitan dengan bagaimana kita menangani bahan pangan, termasuk menyiapkan makanan dan menyimpannya, sehingga mengurangi risiko anggota keluarga mengalami gangguan kesehatan akibat makanan.

 

Bagaimana menjaga keamanan pangan keluarga?

Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), ada lima kunci keamanan pangan yang perlu diterapkan dalam keseharian keluarga. Yuk, lihat apa saja yang termasuk di dalamnya di bawah ini.

 

  1. Jagalah kebersihan.

    Cuci tangan sebelum dan sesudah mengolah pangan. Cuci tangan menggunakan air dan sabun secara menyeluruh selama minimal 20 detik. Pastikan pula perangkat masak dan tempat Ibu memasak selalu dalam keadaan bersih.

     

  2. Pisahkan pangan matang dan pangan mentah.

    Saat menyimpan atau mengolah makanan, selalu pisahkan pangan yang sudah matang dengan pangan yang mentah. Begitu juga untuk perangkat yang Ibu gunakan. Misalnya, gunakan pisau yang berbeda untuk memotong daging ayam yang masih mentah dengan yang sudah Ibu masak.

     

  3. Masaklah dengan cara yang tepat.

    Masak setiap bahan pangan dengan cara yang tepat. Termasuk suhu yang digunakan untuk memasak. Misalnya, suhu minimal 70 derajat celcius untuk daging sapi, unggas, telur, dan hasil laut.

     

  4. Jaga pangan pada suhu aman.

    Menjaga pangan pada suhu aman akan membantu mengurangi risiko kuman berkembang biak dengan cepat. Suhu di bawah 5 derajat celcius dan di atas 60 derajat celcius dapat membantu memperlambat pertumbuhan kuman.

     

  5. Gunakan air dan bahan baku yang aman.

    Selain bahan baku yang bersih dan aman, Ibu juga perlu menggunakan air yang bersih pula. Pasalnya, air dan es dapat dengan mudah terkontaminasi bahan kimia berbahaya. Karenanya, selalu gunakan air yang jernih, tidak berbau, tidak berasa saat mencuci bahan pangan sebelum dimasak maupun air yang digunakan untuk memasak.

     

Yuk, selalu memilih bahan pangan dengan seksama, menyimpan secara aman, memasak dengan tepat dan selalu menjaga kebersihan perangkat masak dan tempat Ibu memasak agar makanan keluarga selalu terjaga kandungan gizi, kebersihan, dan keamanannya.

 

Sumber:

http://bkp.pertanian.go.id/storage/app/media/Bahan%202020/PP%20Nomor%2086%20Tahun%202019%20plus%20lampiran.pdf 

https://www.foodsafety.com.au/blog/what-is-food-safety 

http://indonesiabaik.id/infografis/yuk-mengenal-5-kunci-keamanan-pangan 

https://dikes.badungkab.go.id/puskesmaskutasatu/artikel/read/172/5-KUNCI-KEAMANAN-PANGAN-UNTUK-KELUARGA.html