Tip Sukses Memulai Bisnis Dari Rumah

78998aab2740302d3ca73c5e5332a7848cb24fc2.jpeg

Jujur saja harus dikatakan di sini bahwa dalam membangun usaha itu sebetulnya tidak ada tip yang bisa menjamin kesuksesan kita. Tip sebetulnya hanya pas untuk dipahami sebagai sumber inspirasi atau motivasi. Selebihnya, kita lah yang menjadi penentu utama.

Sebelum berbicara soal tip, ada contoh sukses yang bisa dijadikan inspirasi oleh para ibu yang ingin memulai bisnisnya dari rumah. Di sini saya ingin mengambil contoh Ibu Balqis yang memulai bisnis kateringnya dari rumah dengan modal yang sangat pas-pasan.

Tekadnya untuk berbisnis muncul ketika suaminya meninggal, sementara ada cicilan rumah yang harus terus dibayar, di samping juga dia ingin mendapatkan biaya pendidikan untuk anaknya. Jabatan sebagai PNS di Jakarta ia tinggalkan dan mulailah berbisnis katering.  Bisnis makanan sendiri sebetulnya sudah lama ia jalani, namun masih belum all-out. Dalam perjalanannya, Kenanga menjadi bisnis besar hingga dipercaya sebagai katering Istana Bogor  dari sejak zaman Presiden Soeharto sampai Presiden SBY. Itu belum termasuk rekanan dari perusahaan dan sejumlah acara.  

Bisnis yang dimulai dengan menjual radio seharga 300 ribu pada tahun 1987 itu, kini omsetnya perbulan mencapai milyaran. Sudah pasti bahwa dalam prosesnya, apa yang dialami Ibu Balqis tidaklah seindah dalam tulisan ini. Pasti ada kesalahan, kegagalan, dan kekecewaan.

Punya kemampuan untuk menghadapi hal-hal yang tidak menyenangkan itulah tip yang wajib dijalani oleh semua calon pengusaha, siapapun dia dan berapapun modalnya. Untuk bisa berhasil, pengusaha harus menjalankan rumus “kegagalan maju” atau menjadikan kegagalan sebagai dorongan dan pelajaran untuk maju.

Soal ide usaha, silakan Anda ambil dari mana saja. Tapi, riset-riset di dunia menempatkan pengalaman di urutan pertama. Gunakan pengalaman Anda bekerja, pengalaman mencoba hobi, dan lain-lain, sebagai ide bisnis. Ini memang tidak menjamin, tapi potensi kesuksesannya tinggi.

Tip berikutnya adalah meningkatkan kemampuan melalui pembelajaran sepanjang hidup (continous learning). Banyak hal yang harus dipelajari, misalnya membangun relasi, mematangkan perencanaan, mengatur uang, dan lain-lain. Kunci untuk bisa belajar adalah menginginkan perubahan. Begitu kita sudah puas apa adanya, maka matilah spirit belajar itu.

Kemudian, Ibu yang ingin memulai bisnis sendiri perlu mengatur waktu dan prioritas dengan baik.

 

Sehingga bisnis bisa berhasil dan urusan anak serta rumah tangga tetap terjaga. Dukungan suami dan keluarga menjadi penting dalam hal ini. Karena itu memulai bisnis dari rumah bisa menjadi salah satu pilihan yang baik.

 

Jika ini berhasil dijalani, selain bisa memberikan pendapatan tambahan bagi keluarga, ini juga bisa mendatangkan berbagai hal positif, menjadi teladan bagi anak-anak adalah salah satunya.

 

 Semoga bermanfaat