Susu Menambah Energi Di Sela Jam Kerja

644aef3c9d130f5b7aff324ade6582bdc33f99c9.jpeg

Bagi orang dewasa susu tetap sumber minuman menyehatkan. Kapan pun diminum, susu memberikan energi selain vitamin dan mineral. Begitu juga di sela waktu bekerja. Ketika kalori tubuh terkuras untuk kerja, susu memasok lebih dari sekadar kehilangan tenaga melihat kompoisisi nutrisi susu yang serba lengkap. Bagi anak-anak susu melakukan peran sebagai penumbuh tubuh, sementara bagi orang dewasa susu juga sebagai sumber energi.

BANYAK pilihan bagi orang dewasa untuk mengisi energi kebutuhan tubuh. Selain dari menu harian tiga kali makan dalam sehari, dulu kita mendengar ungkapan popular empat sehat lima sempurna. Susu berada di posisi menyempurnakan kesehatan.

 

Neraca kalori

Tubuh membutuhkan kalori minimal untuk metabolisme agar tetap bisa hidup. Tentu idealnya kecukupan kalori yang sekitar separo total kebutuhan kalori dalam sehari itu harus terpenuhi. Dalam kondisi kelaparan, atau kurang makan, kalori buat metabolisme basal (basal metabolisme rate) diambil dari cadangan kalori lemak bawah kulit, hati, lalu dari otot bila kekurangan kalori tubuh berlanjut.

Upaya menurunkan berat badan dilakukan dengan menguras cadangan lemak di bawah kulit, sehingga neraca kalori tubuh menjadi minus. Itu terjadi apabila asupan kalori lebih sedikit dari yang terpakai oleh tubuh untuk metabolisme, dan beraktivitas.

Makin besar pemakaian kalori oleh tubuh, makin besar pula kalori dari makanan yang mesti dipasok kalau ingin berat badan tetap stabil. Badan yang makin kurus dari hari ke sehari berarti asupan kalori harian terus lebih sedikit dari yang terpakai oleh tubuh. Keadaan ini dinilai tidak sehat bila indeks massa tubuh (body mass index) yakni berat dalam Kg dibagi pangkat dua tinggi dalam meter di bawah nilai ideal, atau BMI di bawah 20,0. Sebaliknya bila asupan kalori selalu melebihi kalori yang terpakai tubuh, BMI akan naik di atas 25,0.

Total kalori yang diterima tubuh berasal dari menu utama harian tiga kali makan, ditambah dengan camilan. Sehatnya kalau menu utama ditambah camilan tidak melebihi kebutuhan kalori minimal. Orang kerja kantoran membutuhkan sekitar 2.200 Kkal sehari. Kalau berat badan terus bertambah, berarti asupan total kalori melebihi 2.200 Kkal. Sumber menu utama harian, atau camilannya, atau keduanya yang harus dikurangi.

 

Susu sebagai camilan

Kekeliruan sering terjadi karena total kalori dari camilan acap kali lebih besar dari total kalori tiga kali makan sehari. Mengaku makan nasinya beberapa suap, namun tak disadari kalau es krim, teh manis, cokelat, dan cake ternyata total kalorinya jauh lebih besar dari tiga porsi nasinya. Kudapan serba manis, dan serba digoreng itulah awal petaka kenaikan bobot tubuh, selain bukan pilihan menyehatkan.

Camilan menyehatkan itu ubi-ubian, kacang-kacangan, dan buah segar, dan bukan donat, atau gorengan. Selain rendah kalori, ubi rebus lebih menyehatkan. Ketika berat badan cenderung meninggi, ubi rebus, atau buah yang bisa membatalkan terjadinya kegemukan.

Pilihan minum susu di waktu jeda hari kerja mestinya cara bijak menyehatkan badan. Dari segelas susu, tubuh memperoleh kembali kehilangan tenaga, selain terpasok semua kecukupan nutrisi yang bisa susu berikan. Ingat, bahwa susu merupakan sumber nutrisi terlengkap, dan menyempurnakan upaya kita untuk lebih menyehatkan.***

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini