Sulitkah Mendidik BABYSITTER

alt-1b.jpg
Kalau itu pertanyaannya, pasti jawabannya berbeda-beda. Perbedaan itu bisa dimaklumi. Kenapa? Kalau bicara mendidik seseorang, entah itu babysitter atau siapapun, ada sedikitnya tiga mata rantai yang tidak bisa dipisahkan.

Pertama, input. Input di sini adalah orangnya atau babysitternya. Kalau kita merekrut orang yang kemauannya untuk belajar rendah, pasti sulit. Dalam beberapa kasus, kemauan belajar menjadi kunci yang paling inti. Artinya, kalau kita belum menemukan babysitter yang sempurna menurut kriteria kita, kriteria yang harus kita dahulukan adalah kemauan untuk belajar.

Kedua, proses. Proses di sini adalah bagaimana kita memperlakukan si babysitter. Dari sekian teknik mendidik orang yang sudah kita ketahui, salah satu yang paling inti adalah mengetahui kapan menggunakan perasaan dan kapan tidak menggunakannya. Kita harus mengetahui bagaimana mengungkapkan perasaan kita namun dengan cara yang konstruktif dan berakibat positif.

Idealnya, kita memberikan pengarahan tentang apa yang harus dilakukan dan yang harus dihindari dengan menyatakannya secara tegas dan bertahap, namun dengan cara yang soft dan fleksibel. Untuk kepentingan mendidik, ini masih belum cukup. Harus ditambah dengan pengontrolan dan peneguran jika terjadi penyimpangan atau pelanggaran.

Ketiga, output (hasil). Karena manusia yang kita didik, maka hasil di sini bukan final. Tidak berarti si babysitter yang baik menurut kita itu akan baik selamanya. Sebaliknya juga begitu. Supaya baik terus atau berubah dari yang belum baik menjadi baik, maka dibutuhkan perbaikan secara terus menerus.

TIGA KIAT MEREKRUT & MENDIDIK

  1. Usahakan melalui referensi orang atau lembaga. Ini agar kita lebih memiliki kebebasan dalam menentukan kriteria dan juga ada semacam "jaminan" kepercayaan.
  2. Sesuaikan dan variasikan bentuk dan besaran imbalan berdasarkan kualitas kontribusinya.
  3. Jangan memberikan kepercayaan seratus persen, tetapi juga jangan tidak percaya seratus persen. Berilah kepercayaan secara bertahap.
    "Berusahalah menjadi orang baik namun jangan lemah.
    Berusahalah menjadi orang tegas namun jangan kasar."
Kita sepakat bahwa mendidik babysitter itu penting sebab semakin berpendidikan mereka, semakin bagus pula kontribusinya terhadap kita. Mereka bisa menjadi wakil kita dalam mengajari anak-anak. Kita juga bisa mengontrol perkembangan anak-anak dari mereka secara lebih objektif.