Prinsip dan Proses Dalam Meraih Kesuksesan di Tempat Kerja

alt-1b.jpg

Meski barangkali kita punya perbedaan definisi mengenai kesuksesan atau bentuk kesuksesan, tetapi ada definisi yang bisa diterima oleh umum. Kesuksesan adalah tercapainya apa yang kita inginkan secara terus menerus berdasarkan keadaan kita. Soal itu kemudian diterjemahkan menjadi materi, kekuasaan, jabatan, keharmonisan, dan lain-lain, biasanya itu tergantung konteks.

Terlepas apapun bentuk kesuksesan yag kita inginkan di tempat kerja, tetapi sebetulnya ada dua hal yang perlu kita ketahui dalam meraihnya. Dua hal yang dimaksud itu adalah PRINSIP dan PROSES. Petuah orang-orang bijak mengatakan bahwa prinsip untuk menjadi sukses itu sudah diketahui oleh hampir semua orang dan jumlahnya juga sedikit. Yang sulit adalah menjalankannya.

Prinsip I dalam meraih kesuksesan adalah kejelasan tujuan, sasaran, terget, atau keinginan yang benar-benar pas dengan diri kita. Kejelasan menata pikiran, sikap, dan tindakan supaya fokus dan tidak menyimpang.

Prinsip II adalah kesungguhan tekad, niat, sampai pada kesungguhan bertindak. Walaupun peluang dan sasaran itu sudah di depan mata, namun kalau energi kita rendah, mungkin kesuksesan kita juga rendah atau bahkan lari.

Prinsip III adalah kelayakan untuk dipercaya. Syaratnya adalah harus memiliki keahlian (baik mental dan kerja) dan etika moral. Kalau kita hanya jujur, tetapi kompetensi rendah, mungkin belum dipercaya secara sempurna. Sama juga kalau misalnya kita hanya ahli tetapi tidak jujur.

Prinsip IV adalah kemampuan untuk berkomunikasi, berinteraksi, atau membangun relasi dengan orang lain, termasuk networking, marketing idea, teamwork, dan seterusnya. Di bidang apapun kita bekerja atau menekuni profesi, sebetulnya kita tidak bekerja dengan alat atau teknologi, melainkan bekerja dengan manusia.

Prinsip V adalah kemampuan mengembangkan diri secara terus menerus dan kemampuan mencerahkan diri dari masalah yang muncul (learning ability). Semua orang yang berprestasi tinggi di bidangnya pasti punya kemampuan belajar dari kegagalannya dan dari kesukesannya untuk dijadikan alat mengubah diri ke arah yang lebih baik.

Hanya saja, dalam menjalankan prinsip di atas dibutuhkan proses. Proses inilah yang terkadang membuat kita lupa dan akhirnya gagal meraih kesuksesan. Dalam proses itu dibutuhkan kesabaran dalam menunggu hasil, kesabaran dalam menghadapi masalah dan hambatan, dan kesabaran dalam menghindari godaan yang membuat kita celaka.

Supaya kita sukses menjalani proses bagaimana? Kata orang bijak, tidak ada rumus yang pasti untuk sukses menjalani proses, tetapi Anda bisa mempelajarinya dari kegagalan, kemunduran, dan hambatan yang Anda lalui. Semoga bermanfaat.