Mensiasati Mahalnya Makanan Sumber Protein

5c8462cda82ae98b26329c3b39e6540589e08f86.jpeg

Protein sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Karena protein sangat penting, kecermatan di dalam menyusun menu makanan sehat untuk keluarga harus dilakukan. Semua itu dilakukan agar tubuh kita mendapatkan asupan protein harian yang cukup.

Menyusun menu makanan sehat keluarga dengan pola seimbang memang memerlukan kecermatan dan ketelitian. Makanan yang dikonsumsi harus memenuhi semua unsur gizi tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air. Salah di dalam merencanakan menu keluarga bisa berakibat fatal. Anggota keluarga bisa terkena gizi protein, anak menjadi lambat pertumbuhannya, kecerdasan menurun, obesitas atau daya tahan tubuh menjadi lemah. Tentu Ibu tidak mau hal itu terjadi bukan?

Untuk mencegah hal itu terjadi, Ibu perlu mengetahui beberapa hal berikut.

Apa Itu Protein?

Protein merupakan zat gizi yang sangat penting karena nutrisi ini erat hubungannya dengan proses-proses kehidupan, seperti untuk pembentukan sel dan pertumbuhan.

Di dalam protein terdiri sekitar dua puluh asam amino, delapan di antaranya adalah asam amino esensial seperti isoleusin, leusin, lisin, metionin, penilalanin, threonin, triptopan dan visin. Semua asam amino esensial ini harus tercukupi di dalam asupan makanan kita.

Sumber asam amino bisa diperoleh dari sumber protein nabati dan hewani. Kombinasi menu makanan sehat yang seimbang akan semakin melengkapi semua unsur asam amino yang diperlukan oleh tubuh. Diperlukan variasi makanan yang baik antara sumber protein nabati dan hewani. Seperti dalam menu keluarga, jangan menyajikan menu yang sama dalam satu hari. Misalnya menu makan pagi sudah menggunakan telur sebagai sumber protein, makan siangnya menggunakan daging, dan makan malam kombinasi antara ikan dan tempe. Dengan variasi menu maka tubuh akan mendapatkan asupan asam amino yang lebih lengkap.

Kenali Sumber Protein

Berdasarkan sumbernya, protein diklasifikasikan menjadi dua yaitu protein hewani dan protein nabati. Contoh bahan pangan sumber protein hewani, misalnya daging, ayam, ikan, telur dan susu. Sedangkan sumber protein nabati banyak terdapat di dalam kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti tempe, tahu, dan susu kedelai.

Masing-masing bahan pangan mengandung asam amino yang berbeda-beda, seperti serealia pada umumnya rendah akan asam amino lisin. Sedangkan kacang-kacangan rendah akan metionin. Lakukan kombinasi menu antara sumber kacang-kacangan dan serealia agar saling melengkapi.

Beberapa sumber protein merupakan bahan pangan yang harganya relatif mahal, seperti daging sapi, keju, susu dan ikan. Kecermatan di dalam memilih bahan pangan harus dilakukan. Hal itu dilakukan agar pengeluaran tidak terlalu besar namun tetap mendapatkan sumber protein yang berkualitas. Berikut tabel kandungan protein di dalam bahan pangan. Dengan tabel ini, Bunda bisa membandingkan dan memilih sumber protein yang murah namun tetap memiliki kandungan protein gizi yang tinggi.

Baca juga: Sumber Protein Tidak Selalu Mahal Lho
 

Sumber Protein Murah
Menurut Persatuan Ahli Gizi Indonesia pada 2009, bahan pangan yang relatif murah di antaranya kacang kedelai dan kacang hijau. Dalam 100 gram kacang kedelai, terdapat 40,4 gram protein. Sementara 100 gram kacang hijau mengandung 22,9 gram protein. Selain itu ada oncom (13 gram protein dalam 100 gram), kacang sukro (8,8 gram/100 gram), tahu (10,9 gram/100 gram), tempe (20,8 gram/ 100 gram), kacang merah (11 gram/100 gram), kacang tanah (27,7 gram/100 gram), daging ayam (18,2 gram/100 gram), telur ayam (12,4 gram/100 gram), ikan mas (16 gram/100 gram), dan ikan mujahir (18,7 gram/100 gram).

Sumber Protein Mahal



Selain sumber protein yang harganya relatif murah, ada pula yang sebaliknya. Di antaranya susu sapi segar. Dari 100 gram susu sapi segar, terdapat 3,2 gram protein. Sementara susu sapi bubuk 24,6 gram

protein per 100 gram; keju 22,8 gram; daging sapi 18,8 gram; daging kornet 16 gram; hati sapi 19,7 gram; sosis hati 14,5 gram; kacang mete16,3 gram; abon sapi 14,6 gram; daging asap 32 gram; ikan kakap 20 gram; udang16,5 gram; sarden 19,9 gram.

Agar asupan asam amino di dalam menu menjadi lengkap, diperlukan variasi makanan yang beragam. Berikut contoh menu dengan komposisi gizi yang seimbang dan mengandung asam amino lengkap untuk satu hari.

Makan Pagi

- Jus Jeruk

- Bubur ayam

- Kerupuk udang

Makanan Selingan

- Kue Talam Labu Kuning

Makan Siang

- Nasi putih

- Pepes ikan

- Tempe goreng

- Sup Sayuran

- Semangka

Snack Sore Hari

- Siomay Tahu Saus Kacang

Makan Malam

- Nasi putih

- Telur Balado

- Sambal goreng tahu

- Tumis daging kacang panjang

- Puding Susu

Jadi tunggu apalagi, periksa menu makanan sehat keluarga, dan lihat apakah protein sudah tercukupi. Jika belum, Ibu bisa mencoba menu di atas. Selamat mencoba, Bu!

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini