Makan makanan hasil kebun sendiri

7d041635f7ecfeb60608fc1af13c45be8a03c459.jpeg

Dahulu, kebanyakan rumah memiliki halaman luas; banyak pemilik memanfaatkannya dengan menanam pohon buah atau lainnya untuk mendukung kegiatan dapur juga bersantap. Misalnya dengan menanam pohon rambutan,  pisang, mangga, pepaya, belimbing wuluh ataupun bangkok, jambu sampai singkong juga beberapa bumbu dapur. Rasanya sudah umum mendapat kiriman hasil halaman sendiri dari kerabat atau rekananan, terkadang malah berkualitas lebih baik dari yang didapat dipasar. Hanya saja, lahan luas dalam kota besar bukanlah hal yang mudah didapat, harga selangit tidak memungkinkan lagi untuk memilikinya. Tapi tidak usah kawatir, masih ada cara lain untuk bercocok tanam dengan media pot atau lainnya, dan hasilnya masih dapat digunakan didapur juga rumah.

Beberapa tanaman yang cocok disuhu tropis dan dapat menghasilkan akan memberi keuntungan tersendiri. Selain kualitas yang sudah jelas, asal muasal bumbu sudah kita kenal; plus beberapa jenis tanaman memberi aroma wangi yang khas jika diletakan didalam rumah. Jenis sampah seperti potongan sayuran dan buah dapat diolah jadi kompos, adalah pupuk alami yang sehat. Lingkungan sehat, tanaman yang juga mendukung menjadikan hidup makin menyenangkan. Beberapa ide dari jenis tanaman dapat Anda temukan diartikel ini.

Cabai/cabe

Jenis cabe rawit adalah tanaman yang mudah hidup dalam pot karena ukuran pohon yang kecil tapi dengan hasil sesuai harapan. Apalagi jika harga kebutuhan ini melambung tinggi dipasar, Anda tidak perlu panik tapi tetap menjaganya agar tidak dipetik tangan jahil. Tanaman cabai rawit siap dipanen setelah usia 2 bulan dengan perawatan baik, rutin menyiramnya dan terkena sinar matahari.

Serai

Sering disebut sereh, bagian umbi yang biasa digunakan memberi aroma harum mirip campuran jeruk dan jahe; mungkin ini yang mendasari penamaan ‘lemon grass’ dalam bahasa Inggris. Cukup tanam umbi didalam pot sampai berakar, lalu dipindah kedalam tanah; tidak perlu perawatan khusus selain dijauhkan dari sinar matahari langsung.

Pandan

Jadi bahan untuk penambah aroma juga warna yang sulit dipisahkan baik untuk hidangan utama dan pencuci mulut; termasuk wewangi ruangan diacara khusus. Ternyata cukup mudah menanamnya, cukup menggunakan tunas anakannya didalam pot atau kebun. Berbeda dengan sereh, pandan memerlukan tanah yang gembur dan rutin disirami agar selalu menghasilkan daun yang baik.

Kunyit

Bagi yang belum terbiasa dengan bumbu dapur, tampilannya mirip jahe tapi ketika dipotong ternyata berwarna kuning. Sebagai bumbu dapur digunakan untuk nasi kuning, soto, kare dan banyak hidangan lain, selain memberi rasa dan aroma. Tumbuhan ini juga mudah dipelihara dikebun rumah ataupun dalam pot. Tanaman kunyit memerlukan banyak sinar matahari dan tanah yang subur tidak terlalu basah.

Jahe

Tanaman asal Asia ini sudah lama jadi bagian resep hidangan, minuman dan obat tradisional. Bagian yang digunakan adalah akarnya berwarna coklat pucat juga merah dengan aroma yang khas. Dapat ditanam dalam pot juga kebun, dengan ketinggian ideal 200-600m dpl tapi tidak masalah juga jika dibawah ketinggian tersebut. Memerlukan banyak sinar matahari selama pertumbuhan sebelum menghasilkan umbi yang dapat digunakan dirumah Anda.

Jeruk Nipis/Limau

Tanaman yang menyenangkan karena sebelum menghasilkan buah, daunnya pun sudah dapat digunakan untuk keperluan memasak dirumah. Dapat dikembangkan dengan biji sampai cangkok, mulai dari pot juga ke kebun jika sudah besar. Jeruk nipis memerlukan pertumbuhan dengan banyak sinar matahari. Bayangkan jika pohon sudah berbuah lebat, bersiaplah membuat sambal atau minuman es teh. Nikmati kesegarannya yang menyenangkan.

Rosemary

Tanaman atau daun rosemary sering digunakan dalam masakan panggang atau bakaran, seperti steak juga ayam panggang sebagai tambahan aroma. Jika sudah sering menggunakannya dalam bentuk kering, rosemary ternyata tumbuh cukup mudah. Hanya perlu perawatan yang baik karena bukan tanaman asal tropis, jadi hindari sinar matahari berlebihan. Lebih cocok pada lokasi bersuhu rendah seperti kaki gunung, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba menanamnya dalam pot dirumah.

Basilikum

Atau basil, sering disamakan dengan daun kemangi; mirip tapi berbeda karena basil lebih sering digunakan pada masakan Eropa. Ternyata dapat ditanam dalam pot, apalagi daunnya tidak terlalu besar jadi menghemat tempat. Anda dapat membeli bibitnya dan memelihara dirumah. Basil memerlukan tanah yang lembab tapi tidak banyak air sehingga daunnya dapat berkembang baik. Untuk menghindari berkurangnya keharuman daun basil, hindari penggunaan pupuk buatan.

Mint

Semua pasti tau rasa juga aroma mint. Hampir semua pasta gigi memberi sensasi pedas nan dingin menyegarkan a la mint ini. Tanaman asal Eropa juga dapat ditanam dinegeri kita, melalui bibit didalam pot. Termasuk mudah tumbuh dengan sedikit sinar matahari ditanah yang lembab, juga cepat bertumbuh. Daun mint segar dapat digunakan sebagai hiasan pada kue dan minuman juga penambah rasa dalam hidangan.