Kebaikan Olahraga Pagi & Sarapan yang Perlu Diketahui

a086d6e1e7ebc17ce540f767a8b4e30368e21443.jpeg

Untuk membentuk pola hidup yang sehat, olahraga pagi dan sarapan penting dilakukan dan dijadikan kebiasaan dalam keseharian Ibu dan keluarga. Tentunya, agar manfaat yang didapat menjadi optimal, ada hal-hal yang harus Ibu perhatikan dalam melakukan kedua aktivitas ini. Misalnya, jenis olahraga apa yang sesuai dilakukan di pagi hari dan kapan sebaiknya sarapan dilakukan, sebelum atau sesudah olahraga? Yuk, temukan jawabannya di sini!

Kapankah waktu yang baik untuk berolahraga?

Olahraga memang bisa dilakukan kapan saja, tetapi menurut Cedric X Bryant PhD, chief exercise pshysiologist di American Council on Exercise, orang yang melakukan olahraga pagi biasanya lebih bisa menjadikan olahraga sebagai kebiasaan baik. Karena, dengan melakukan olahraga pagi berarti Ibu sudah mendapatkan manfaat dari olahraga sebelum disibukkan dengan aktivitas-aktivitas lainnya. Jika sudah terlanjur sibuk dan lelah tentu berat rasanya untuk mulai berolahraga.

Olahraga apa yang sebaiknya dilakukan di pagi hari?

Jalan santai, jogging, yoga, bersepeda, dan renang, bisa jadi pilihan olahraga di pagi hari. Jalan santai adalah olahraga yang melibatkan aktivitas meregangkan tubuh, kadio, dan kerja otot. Selain itu, olahraga ini juga minim kemungkinannya untuk cedera.

Saat bangun tidur tubuh biasanya masih terasa kaku, karena itu yoga adalah salah satu pilihan yang ideal untuk olahraga pagi Ibu. Pose dasar yoga yang melibatkan kelenturan dan keseimbangan  bisa membantu meregangkan otot dan menyiapkan tubuh untuk melakukan aktivitas hari itu.

Jogging, bersepeda dan renang memiliki banyak manfaat pula. Penting bagi Ibu untuk mengenali kondisi tubuh dan memilih olahraga pagi yang paling sesuai dengan tubuh Ibu.

Berapa banyak kalori yang habis ketika berolahraga pagi?

Setiap jenis olahraga melibatkan gerak tubuh yang berbeda dan memberikan hasil yang berbeda pula. Termasuk dalam hal kalori yang terbakar.

  • 1 jam jalan santai: 147 kalori
  • 1 jam jogging: 588 kalori
  • 1 jam yoga: 184 kalori
  • 1 jam bersepeda: 514 kalori
  • 1 jam renang: 294-735 kalori

Apakah sarapan sebelum berolahraga itu penting?

Ya, sarapan sebelum berolahraga penting karena sebagian besar energi yang Ibu dapat dari makan malam sudah habis digunakan yang mengakibatkan kadar gula dalam darah menjadi rendah. Hal ini dapat mengakibatkan rasa pusing dan letih saat Ibu berolahraga sehingga pada akhirnya olahraga tidak dilakukan secara optimal dan kalori yang dibakar menjadi lebih sedikit dari seharusnya.

Bagaimana pengaturan waktu dan apa asupan yang tepat sebelum berolahraga?

Pengaturan waktu dan jumlah asupan saat sarapan akan mempengaruhi performa Ibu saat berolahraga pagi. Sarapan dapat dilakukan 1 – 4 jam sebelum olahraga. Tentunya jenis asupan perlu disesuaikan dengan berapa lama jeda antara waktu sarapan dan waktu olahraga.

Untuk makan utama seperti nasi, sayur, lauk pauk dan buah Ibu perlu menunggu 3 – 4 jam dahulu sebelum berolahraga. Untuk makanan ringan seperti roti atau biskuit bisa dikonsumsi 2 – 3 jam sebelum berolahraga. Untuk makanan ringan jenis buah, yogurt dan jus Ibu hanya perlu menunggu 1- 2 jam sebelum kemudian berolahraga. Sementara cairan aman dikonsumsi sampai di bawah 1 jam sebelum olahraga.

 

Yuk, selalu awali hari dengan kebiasaan baik seperti berolahraga dan sarapan yang sehat sehingga Ibu dapat menjalani hari dengan lebih bersemangat.