Menata Dapur Ideal Rumah Tangga

c89a6cdd943adbf7761c6aa9548cf50a185265a0.jpeg

Apakah Anda sedang berencana merubah atau menata ulang dapur dirumah? Termasuk men-desain juga membangun dapur impian yang ideal. Tidak ada salahnya memasukan beberapa tips dibawah untuk bahan pertimbangan.

Tentukan Menu Hidangan dan Peruntukkannya

Mirip konsep resto, semua dimulai dari menu hidangan; ini adalah dasar pengembangan dapur komersil dan tidak ada salahnya diadopsi untuk dapur rumah. Jika menu sudah diketahui, semua akan mengalir termasuk peralatan yang diperlukan, penataan lantai dapur, piring saji sampai kepada tempat penyimpanan. Jadi jangan dibalik yah…

Warna dan Materi

Pilihan warna sesuai keinginan Anda, 2-3 warna kombinasi adalah ideal. Gunakan warna yang memantulkan cahaya untuk memberi kesan terang dan bersih. Jika menggunakan bahan lemari atau meja dapur, pilih juga warna yang terang atau ringan seperti putih dan pastel; tidak gelap atau berat sehingga menyimpan kotoran jika dapur tidak dibersihkan baik.

Kebersihan dan Ventilasi

Kita hidup di daerah tropis, otomatis dua poin ini sangat penting. Dapur harus mudah dibersihkan pun sampai kepada pojok atau bagian bawah yang tidak terlihat. Biasanya ini akan jadi sarang serangga atau hewan pengerat. Lemari dan meja yang memiliki kaki lebih baik daripada langsung diletakan menempel kelantai. Tidak lupa perhatikan ventilasi dan alur udara agar aroma hidangan yang menyengat dapat cepat keluar. Dapur yang memiliki jendela adalah baik tapi perlengkapi dengan kawat halus penahan serangga terbang untuk kebersihan.

Penerangan dan Sumber Listrik

Dapur yang baik memiliki sumber cahaya yang cukup kapan pun; lampu pijar memberikan nuansa kuning membuat hidangan cepat terlihat coklat ketika matang. Lampu neon atau hemat energi dengan cahaya terang putih akan lebih ideal karena menimbulkan kesan dapur yang luas dan bersih. Sedang untuk sumber listrik seperti tombol atau stop kontak, poisisikan lebih tinggi dari permukaan meja agar tidak terkena cipratan air juga minyak dan bahan lain yang dapat merusak dan mengganggu sehingga membahayakan.

Ukuran Lemari dan Proporsi Pemilik/Pengguna

Jika memiliki peralatan dapur dalam jumlah banyak, tentu dibutuhkan tempat penyimpanan yang cukup agar dapur terlihat rapih dan mudah diakses. Perhitungan dengan memasukan ukuran badan pengguna agar memudahkan waktu digunakan. Jadi si pemilik tidak repot mengambil peralatan yang dibutuhkan dari lemari bagian atas karena tinggi yang mudah dicapai. Atau harus repot mengangkat panci yang berat keatas meja dapur.

 

Tata Letak dan Zoning

Selalu letakan perlengkapan dapur sesuai dengan alur kerja didapur secara berurutan. Misalnya dari kiri ke kanan: bak pencuci, kompor, meja kerja dan lemari pendingin. Sehingga hal remeh seperti isi panci tertumpah karena lokasi meja ke kompor yang jauh, dapat dihindari karena memindahkannya hanya memerlukan sedikit usaha karena dekatnya jarak. Zoning atau pengelompokan berdasar suhu operasi juga membantu peralatan lebih awet dan aman. Jangan letakan sumber panas seperti kompor atau oven disamping lemari pendingin, dispenser air atau oven micro ukuran kecil. Dan beri sedikit jarak antara bak cuci dan kompor untuk menghindari percikan air ke penggorengan atau kompor untuk alasan keamanan.

Terakhir adalah penataan tempat simpan khusus bahan makanan. Umumnya dapur terletak dibagian belakang rumah dan biasanya dekat dengan penyimpanan obat pembersih. Gunakan wadah bertutup untuk bahan makanan dan jauhkan dari obat pembersih berbau kuat dalam bagian lemari yang berbeda tapi berdekatan letaknya. Untuk kebersihan, alasi bagian lemari, laci dan penyimpanan dengan kertas koran. Selain mudah rapih, kita akan mengetahui kapan terakhir dapur dibersihkan dari tanggal terbit koran yang digunakan. Selamat memasak ddidapur favorit rumah Anda.

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini