4ed51d1ecd4d39a22583d1e0ddf6900602ce5973.jpeg

Bu, ibaratnya bangunan, protein berfungsi seperti balok-balok atau batu-bata yang akan membuat bangunan itu semakin kuat. Tentunya dalam hal tumbuh kembang anak, protein dibutuhkan untuk membentuk tubuh dan sel-sel penyusun organ. Protein bekerja untuk meningkatkan energi, membentuk otot, mendukung pertumbuhan tubuh anak, dan juga mengganti jaringan tubuh yang rusak. Protein juga berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh anak.

 

Mengingat banyaknya manfaat dari protein bagi anak, maka Ibu perlu memastikan kebutuhan protein anak selalu tercukupi. Untungnya, ada banyak sekali sumber protein yang dapat Ibu olah menjadi makanan sehat bagi anak. Anak bisa mendapat asupan protein baik dari makanan yang mengandung protein hewani maupun makanan yang mengandung protein nabati. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan sumber protein hewani dan nabati yang baik bagi anak.

 

  1. Daging tanpa lemak

Daging sapi tanpa atau dengan sedikit lemak dan daging ayam tanpa kulit merupakan makanan yang mengandung protein tinggi sekaligus mengandung zat besi dan zink. Semua zat gizi tersebut penting untuk mendukung tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak.

 

  1. Telur

Telur adalah sumber protein yang baik bagi anak. Telur mengandung protein lengkap berkualitas baik dan mudah diolah untuk menjadi berbagai menu bagi anak. 1 butir telur berukuran besar dapat mengandung 6 gram protein lho, Bu.  Mengonsumsi 1 butir setiap hari baik untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh.

 

  1. Susu dan produk olahannya

Susu dan produk olahannya seperti yogurt, keju, dan sebagainya merupakan sumber protein sekaligus kaya akan kalsium yang dibutuhkan anak untuk mendukung kesehatan tulangnya. Susu dan produk olahannya dapat dikonsumsi langsung oleh anak atau diolah menjadi berbagai menu lezat dan sehat.

 

  1. Biji-bijian dan kacang-kacangan

Jika Ibu mencari makanan yang mengandung protein nabati, Ibu bisa mencoba berbagai jenis kacang-kacangan dan biji-bijian. Misalnya kacang merah, kacang kedelai, kacang almond, kacang tanah, edamame, gandum utuh, barli dan sebagainya. Tentunya juga termasuk produk olahannya seperti roti gandum, tahu, tempe, selai kacang, susu kedelai, susu almond, dan lain-lain.

 

  1. Makanan laut

Ikan dan jenis makanan laut lainnya juga bisa jadi pilihan sumber protein bagi anak. Ibu dapat mengolah tuna, dori, udang dan sebagainya menjadi berbagai menu sehat dan lezat bagi anak. Tetapi jika anak menunjukkan tanda-tanda alergi terhadap makanan laut, tentunya Ibu sebaiknya memberikan makanan sumber protein lainnya bagi anak, ya.

 

Kandungan protein dan gizi lainnya pada satu jenis bahan pengan tentu berbeda-beda. Karena itu, dalam menyajikan makanan sehat bagi anak Ibu perlu menggunakan bahan yang bervariasi. Termasuk bahan pangan sumber protein yang bervariasi pula. Kemudian, yuk coba olah bahan-bahan pangan penuh gizi tadi menjadi berbagai menu sehat sekaligus lezat.

 

 

Sumber:

https://www.strong4life.com/en/blog/getting-your-picky-eater-to-eat-protein

https://healthyeating.sfgate.com/highprotein-foods-kids-eat-9997.html

https://hellosehat.com/parenting/nutrisi-anak/kebutuhan-protein-anak-per-hari/#gref

https://healthyeating.sfgate.com/good-sources-protein-kids-8341.html

https://www.superhealthykids.com/recipes/12-non-meat-protein-sources-for-kids/

https://www.childrens.com/health-wellness/best-sources-of-protein-for-kids

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini