I Love Coffee!

8b0861f9bf46ffcab7c2898b05d50140eb8043c7.jpeg

Dalam industri kuliner, kopi banyak digunakan sebagai bahan campuran kue, cake maupun minuman. Aroma kopi yang harum dan khas, serta cita rasa nikmat membuat kopi disukai banyak orang. Di pasaran banyak dijumpai olahan kopi, seperti kopi bubuk, kopi instan, esens kopi hingga pasta kopi.

Menikmati secangkir kopi di cafe kala sore hari pasti sangat nikmat, apalagi ditemani dengan sepotong cake atau makanan kecil lainnya. Namun apa jadinya jika sedang asik menikmati cappuccino di cafe, tiba-tiba Anda dihampiri segerombolan wanita pembenci kopi?!

Cerita di atas memang belum terjadi di sini, namun pada tahun 1674, di Kota London sekelompok wanita mendirikan Women Petition Against Coffee alias petisi wanita pembenci kopi. Wanita di sana cemburu dan kesal karena para suami lebih betah nongkrong sambil menyeruput secangkir kopi dari pada berkumpul dengan keluarga di rumah. Begitu menggodanya cita rasa kopi sehingga banyak orang merasa ada yang kurang jika dalam sehari tidak menikmati secangkir kopi.

Saat ini tren minum kopi di cafe sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Sepertinya budaya ini akan terus berkembang, mengingat penikmat kopi semakin banyak jumlahnya.

Mengenal Jenis Kopi

Pada mulanya biji kopi (Coffee sp) hanya terdiri dari varietas Arabika (Coffea arabica) dan Robusta (Coffea canephora). Karakteristik kopi Arabika mempunyai biji lebih kecil dibandingkan Robusta. Kandungan kafein kopi Arabika sekitar 1,3%, lebih rendah dibandingkan Robusta yang mengandung 2,4 %. Kopi Arabika memiliki rasa dan aroma lebih nikmat dan harganya relatif lebih mahal.

Berbeda dengan Arabika, Robusta memiliki ukuran biji lebih besar, bentuknya oval, tinggi kafein dan aroma yang kurang harum. Kita lebih mengenal Kopi Toraja atau Kopi Jawa yang berasal dari varietas Kopi Arabica atau Kopi Lampung dan Bali dari jenis Kopi Robusta.

Proses Pembuatan

Nikmatnya secangkir kopi memang sebanding dengan proses membuatnya yang panjang dan rumit. Berawal dari biji kopi tua yang dijemur hingga kering, lalu digiling untuk memisahkan kulit dengan bijinya. Proses selanjutnya, biji kopi disangrai hingga hitam, dihaluskan, dan terciptalah bubuk kopi siap seduh. Proses menyangrai biji kopi seringkali ditambahkan lemak seperti mentega, tujuannya agar aroma dan cita rasa kopi lebih nikmat. Dari biji kopi sangrai ini, bisa diolah menjadi bubuk kopi instan dan kopi tubruk, kemudian diekstrak sarinya menjadi esens kopi atau diolah menjadi pasta kopi.

Culinary Uses

Saat ini banyak bermunculan kedai kopi, mulai dari warung sederhana yang menyediakan kopi tubruk hingga coffee house dengan aneka ragam minuman kopi. Menu kopi favorit ala cafe biasanya menyajikan kopi hitam pekat atau long black, cappuccino, espresso dan latte. Penikmat kopi sejati lebih menyukai kopi tubruk, seperti long black atau espresso karena memiliki rasa kopi yang kuat. Espresso ini dibuat dari bubuk kopi yang disemprotkan dengan uap panas bertekanan tinggi.

Dari hasil kopi espresso bisa dikembangkan menjadi beragam minuman lain seperti cappuccino dan latte, yaitu minuman berbahan sari kopi yang ditambahkan steamed milk, foamed milk dan whipped cream. Cappuccino dan latte lebih cocok bagi para pemula karena cita rasa kopinya tidak sekuat long black atau espresso.

Selain minuman kopi nikmat ala cafe, kopi juga bisa diolah menjadi campuran kue, seperti cookies, cake, roti, crepe, pancake dan tiramisu. Olahan kopi yang biasanya digunakan sebagai campuran kue adalah bubuk kopi, air seduhan bubuk kopi, esens kopi atau pasta kopi. Sebaiknya gunakan bubuk kopi asli untuk membuat kue dan minuman. Bubuk kopi asli memiliki aroma dan cita rasa khas kopi dan nikmat. Bubuk kopi asli juga lebih baik untuk kesehatan karena tidak diproses secara kimia seperti pada pembuatan esens atau pasta kopi.

Dalam pembuatan cookies atau kue kering, penggunaan bubuk kopi biasanya sekitar 30g per 100g tepung terigu. Formula ini menimbulkan aroma kopi yang wangi dan lezat dan hasil kue yang tidak terlalu pahit. Berbeda dengan cake. Pada cake biasanya ditambahkan sekitar 40g bubuk kopi untuk adonan dengan 4 butir telur. Sedangkan formula kopi untuk bahan roti, cukup menambahkan 40g setiap penggunaan 100g tepung terigu. Kopi juga sering dijadikan bahan isi roti, seperti menjadi campuran vla rasa kopi. Untuk kue seperti tiramisu, penggunaan kopi biasanya dari bubuk kopi asli yang diseduh terlebih dahulu dengan air panas, baru cake atau lady finger cookies dicelupkan ke dalam larutan kopi. Saat ini, pancake dan crepe dengan cita rasa kopi juga sedang tren. Untuk adonan crepe dan pancake, cukup tambahkan 40g bubuk kopi di setiap 500ml adonan. Jika Anda menghendaki aroma kopi yang lebih kuat, Anda bisa menambahkan esens kopi atau pasta kopi yang banyak dijual di toko bahan kue.

Untung Rugi Minum Kopi

Beberapa penelitian ilmiah membuktikan, minum kopi bermanfaat untuk kesehatan. Seperti yang dilakukan tim dari University of Houston di Texas. Penelitian pada warga Irlandia yang suka minum kopi dengan menambahkan wine terbukti dapat menurunkan 80% risiko serangan stroke. Kopi juga dapat menyembuhkan sakit kepala akibat ketegangan, seperti yang diungkap Dr. Seymour Diamond dari Diamond Headache Clinic-Amerika. Kandungan kafein di dalam kopi juga disinyalir banyak memberikan manfaat positif. Senyawa kafein dapat menghilangkan rasa lelah, mengantuk dan meningkatkan kewaspadaan pada saraf motorik. Kopi juga dipercaya dapat meningkatkan libido pria.

Selain bermanfaat, kopi juga mempunyai sisi buruk terutama pada anak-anak dan wanita hamil. Konsumsi kopi yang berlebihan pada anak dapat menyebabkan anak susah tidur. Akibatnya waktu istirahat anak terganggu dan dapat menimbulkan ganguan kesehatan yang lebih serius. Berbeda dengan ibu hamil, kafein bersifat diuretikómerangsang pengeluaran urin, merangsang kerja otak dan aktivitas jantung. Jika dikonsumsi berlebihan, ibu hamil menjadi gelisah dan susah tidur. Sifat diuretik juga bisa menyebabkan ibu hamil kekurangan cairan. Tentu kondisi ini berbahaya untuk kesehatan ibu hamil dan janin.

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini