Berhenti Merokok Selamanya

3bff6b0d1ea7693291b5f5ad3a3abd7e5389bcbd.jpeg

Terkadang niat saja mungkin tidak cukup. Diperlukan berbagai trik dan tekad untuk benar-bener lepas dari  cengkeraman nikotin.

 

  1. Pastikan alasan mengapa Anda ingin berhenti. Alasan bahwa, “Merokok tidak baik bagi kesehatan,” biasanya tidak cukup kuat untuk membuat seorang perokok  berhenti selamanya. Karenanya, carilah alasan yang lebih personal sekaligus tak terbantahkan.

 

 

  1. Berhenti  secara bertahap. Memang benar, sebagian perokok bisa berhenti mendadak begitu saja tanpa hambatan berarti. Namun nyatanya, 95 persen pecandu rokok yang berhenti tanpa dibantu terapi berakhir dalam kekambuhan. Mengapa? Karena nikotin memang menciptakan efek kecanduan pada otak. Jadi, cobalah berhenti secara bertahap.

 

 

  1. Tahan. Kalau keinginan merokok muncul, bicaralah dalam hati bahwa Anda harus menunggu selama 10 menit. Lalu sambil menunggu, lakukan hal-hal yang bisa mengalihkan ketagihan tembakau itu. Ulangi setiap kali keinginan merokok datang. Berbangga hatilah jika Anda berhasil menahan diri untuk tidak merokok.

 

 

  1. Jangan percaya pada “satu batang saja”. Di tengah usaha untuk berhenti, pastilah datang godaan untuk merokok “satu batang saja” atau “untuk kali ini saja”. Percayalah, kalau keinginan ini dituruti, efek nikotin akan kembali menguasai otak dan “satu batang saja” akan disusul dengan satu batang lagi dan lagi hingga akhirnya Anda  kembali jadi perokok.

 

 

  1.  Hindari pemicu. Caranya, kenali situasi apa yang memicu Anda untuk merokok, misalnya saat bersama teman kongkow, mengemudi di tengah kemacetan, sehabis makan, pada saat buang air besar, atau bekerja di depan komputer. Dengan mengenali pemicunya, Anda jadi lebih siap menghadapi dorongan merokok dengan melakukan pengalihan seperti  minum air putih, berkonsentrasi pada alunan musik, bernyanyi-nyanyi kecil, atau mencorat-coret kertas.

 

 

  1. Berlatih fisik. Aktivitas fisik yang sedang-sedang saja, seperti jalan kaki, selama 30 menit sehari bisa mengurangi efek ketagihan nikotin. Kalau Anda terjebak di rumah lakukan hal-hal mengasyikkan lainnya seperti bermain dengan anak, bersenda gurau dengan pasangan, membereskan koleksi pernak pernik/CD/buku, memasak dengan resep ciptaan sendiri, memandikan hewan peliharaan, dan lainnya.

 

 

  1. Berlatih teknik relaksasi. Jika selama ini merokok menjadi tempat pelarian dari stres, maka berhenti merokok besar kemungkinan akan menimbulkan stres tambahan. Karenanya, Anda perlu cara pelarian yang lebih netral yaitu teknik relaksasi yang meliputi latihan bernapas dalam, relaksasi otot, yoga, visualisasi, hipnosis, dan pijat.

 

  1. Berkumpul dengan orang-orang yang mendukung. Berada di tengah keluarga atau teman-teman yang menguatkan tekad Anda akan sangat membantu menahan godaan kembali merokok.

 

 

  1. Ingat selalu manfaatnya. Sekecil apa pun perubahan positif yang terjadi setelah berhenti merokok, rasakan nikmatnya dan bersyukurlah: merasa lebih nyaman, lebih sehat, bisa melindungi orang-orang tercinta dari kondisi perokok pasif, dan juga berhemat uang. Kalau Anda termasuk “perokok kamar mandi”, Anda tak perlu berlama-lama lagi di dalam sana.

 

  1. Ikut forum online. Belajar dari pengalaman orang lain sangat berguna untuk terus memotivasi diri. Di sini, Anda bahkan bisa berbagi pengalaman kala jatuh-bangun menghadapi godaan kembali merokok sebagai inspirasi bagi  yang lain.

 

 

Ingat, setiap kali Anda berhasil menjauhkan keinginan untuk merokok, berarti Anda tinggal selangkah lagi untuk menjadi orang yang bebas rokok. Selamanya.