Be Happy, Stay Healthy!

6d5bef8118d86b570083376a4411daf3d78846ba.jpeg

Musim pesta di pengujung tahun tak harus selalu berakhir dengan semakin lebarnya ukuran pinggang.

Bulan Desember identik dengan rapat akhir tahun, tutup buku, liburan, belanja hadiah, dan... pesta! Semua keceriaan di akhir tahun umumnya berakhir atau bahkan bertujuan untuk memuaskan indra perasa dan membuai perut kita dengan berbagai jenis makanan lezat dan minuman istimewa.

Banyak di antara kita yang berpikir: “Di akhir tahun, apa salahnya having fun dengan cara menikmati berbagai makanan. Nanti, di awal tahun depan, baru kita benar-benar membuat New Year’s resolution dengan memulai diet ketat. Untuk menghapus ‘dosa’ makan di akhir tahun itu!”.

Kita sering beranggapan bahwa 'diet' itu tidak enak, superketat, dan harus mau 'bersahabat' dengan rasa lapar.

Sebaiknya istilah 'diet' berkonotasi negatif ini diganti dengan yang lebih tepat, yaitu makan sehat.

 

Dengan makan sehat, kita masih tetap dapat menikmati makanan yang enak tanpa rasa lapar. Dan, dapat makan di luar rumah tanpa rasa khawatir berat badan akan melonjak naik setelah masa liburan usai.

 

Makan disebut sehat apabila memenuhi kebutuhan gizi secara lengkap, yaitu asupan kalori sesuai untuk usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik harian. Selain itu juga  memenuhi kebutuhan akan vitamin, mineral, serat makanan dan antioksidan. Sebenarnya, pedomanmakan sehat dan hidup sehat berupa Piramida Makanan dapat denganmudah diterapkan, termasuk pada pesta akhir tahun. Pedoman itu adalahsebagai berikut:

 

¦ Sekitar 50% asupan kalori sebaiknya berasal dari karbohidrat berserat tinggi, seperti nasi merah, roti gandum dengan 5 macam biji-bijian, havermut, dan sayuran hijau.

 

¦ Perbanyak asupan sayuran dan buah-buahan, sedikitnya 5 porsi sayuran dan 3 porsi buah setiap hari. Hindari asupan jus buah yang dicampur gula dalam jumlah berlebihan.

 

¦ Dapatkan sumber dari protein nabati atau hewani yang rendah lemak.

 

¦ Asupan kalori dari minyak dibatasi kurang dari 30% kebutuhan kalori harian. Batasi juga asupan minyak/lemak jenuh seperti lemak hewani, minyak sawit, minyak kelapa, dan minyak santan. Sebaiknya, gunakan sumber lemak tak jenuh tunggal atau ganda, seperti  minyak ikan, minyak zaitun (jangan dipanaskan), buah alpukat, dan kacang-kacangan panggang.

 

¦ Kurangi asupan gula seperti dari soft drink, teh manis, jus buah, dan kue-kue.

 

¦Jangan lupa mengonsumsi sumber kalsium yang baik, seperti sayuran hijau, sayuran  atau yogurt ( rendah lemak atau tanpa lemak), sebanyak 1–2 gelas tiap hari

 

¦ Tingkatkan aktivitas fisik dengan cara bergerak aktif setiap hari, misalnya dengan lebih banyak berjalan atau naik turun tangga.

 

Makan sehat mungkin identik dengan makanan yang dibuat di rumah, tetapi sebenarnya makan di luar pun bisa disiasati agar menjadi  lebih sehat, asal kita cermat dan bijak. Ayo terus jaga kesehatan agar Anda dan keluarga menjadi lebih bahagia.

Daftarkan email Anda untuk informasi terkini