Apa Sajakah Pemeriksaan Kesehatan Pranikah?

57881032922427010509ea3ffc386776cb21ce19.jpeg

Selain perlu, pemeriksaan pranikah sebaiknya dilakukan jauh hari sebelum hari itu tiba. Bukan saja untuk keperluan pribadi, terlebih untuk kepentingan buah hati yang akan dikandung nanti. Beberapa jenis infeksi bisa berakibat kecacatan, selain besar kemungkinan membuahkan penyakit genetik yang tidak diharapkan. Apa sajakah yang perlu diperiksa, kita membicarakannya di sini.

TERBUKA dengan pasangan melalui penyakit yang bisa ditularkan kepada pasangan atau diturunkan ke anak adalah hal yang berat. Bukan hanya itu, terkadang kita sendiri juga tidak tau kalau kita membawa penyakit tertentu. Dengan melakukan pemeriksaan pranikah, ada banyak penyakit yang bisa kita hindari.

 

Pemeriksaan TORCH

Ada empat penyakit yang paling perlu diwaspadai setiap calon ibu. Mengapa? Karena keempatnya bisa berakibat kecacatan anak yang dikandung nanti, padahal sebenarnya bisa dihindari apabila dilakukan pemeriksaan sebelum kehamilan terjadi. Kita mengenal pemeriksaan darah yang disebut TORCH untuk pemeriksaan empat penyakit tadi. TORCH merupakan singkatan dari toxoplasma-rubella (campak jerman)-cytomegallo virus-herpes kelamin. Satu saja positif, kandungan terancam hydrocephalus kalau bukan kelainan mata, atau kelainan jantung.

Karena itu akan sangat bijaksana apabila sebelum menikah, Sahabat dan pasangan melakukan pemeriksaan untuk memastikan ada tidaknya TORCH yang positif. Maksudnya, apabila betul ada TORCH positif, masih cukup waktu untuk meniadakannya sehingga kandungan terbebas dari ancaman kecacatan.

Dengan memberikan obat pada calon ibu yang TORCH posisif, risiko mendapatkan bayi lahir berkalainan bisa dihindarkan, karena semua kelainan akibat infeksi keempat penyakit itu tak bisa dilakukan koreksi, maka harus dicegah.

Khusus bagi calon ibu yang di rumahnya dulu, atau sekarang punya hewan peliharaan, termasuk kucing, waspadai toxoplasma. Larangan makan bistik atau sate kambing setengah matang selama hamil, untuk alasan terjangkit parasit itu. Spora parasit toxoplasma memang berapa di dalam daging ternak. Kotoran hewan yang mengidap toxoplasma juga dapat menyebarkan spora pada rumput dan sayur-mayur juga.

Terinfeksi virus rubella (campak jerman) umumnya berlalu tanpa disadari. Kalau diingat-ingat pernah demam disertai ruam dan bintik-bintik merah. Namun bila tidak diperiksa darah tak tahu kalau itu campak jerman. Begitu juga dengan virus cytomegalo yang bisa ditularkan melalui ciuman. Gejalanya tidak nyata, dan baru ketahuan kalau diperiksa darah positif.

Berbeda halnya dengan herpes kelamin, yang kita sendiri pasti tahu kalau pernah terjangkit, atau sedang terjangkit. Awalnya melenting bergerombol di kulit kemaluan. Lentingan lekas pecah dan menjadi luka lecet yang pedih,. Saat penyakit sedang aktif, dapat menular lewat hubungan seks.

 

Pemeriksaan Penyakit  Kelamin

Terbuka pada pasangan kalau positif berpenyakit kelamin bukan urusan gampang. Tapi bila tidak terbuka, akan terbongkar setelah menikah nanti. Khususnya dalam hal ini penyakit kelamin, seperti kencing nanah, chlamydia, dan herpes kelamin sendiri yang tentu didapat dari kegiatan seks permisif. Termasuk bila merasa HIV positif.

Untuk menuntut pasangan memeriksakan diri dari penyakit kelamin tentunya merupakan wilayah yang sensitif untuk dibicarakan. Perlu jiwa besar demi kepentingan langgengnya perkawinan, untuk memeriksakan diri.

 

Semua penyakit STD (sexual transmitted diseases) bisa diobati, sehingga potensi menularkan pasangan mestinya menjadi tidak ada. Jangan lupa hepatitis B dan hepatitis C juga. Bila pemeriksaan darah terbukti masih aktif, perlu dibuat tidak aktif dulu sebelum menikah.

 

 

 

Pemeriksaan Genetik

 

Bila ada garis darah yang positif tergolong penyakit keturunan, dan pasangan juga sama, ada baiknya menempuh konseling genetik. Sekarang sudah bisa dideteksi kemungkinan beberapa jenis penyakit yang diturunkan andai itu ada. Kemungkinan anak Down syndrome, thalassemia, hemofilia, buta warna, selain diabetik, sumbing, dan kelainan jiwa.

 

Barang tentu diabetik turunan, hipertensi turunan, riwayat stroke, jantung, kanker dalam keluarga, bila dibawa oleh kedua belah pihak, sudah harus menerima kalau akan membuahkan keturunan yang sama.***