Apa Isi Kotak P3K untuk Olahraga?

0dd16cec40e0812e4900906f8464b2e5ffd25a48.jpeg

Kotak P3K atau first aid kit pada dasarnya sama. Makin lengkap alat yang lazim digunakan dalam kotak P3K, makin besar perannya dalam menyelamatkan akibat bila cedera terjadi. Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk kegiatan olahraga, kita bahas di sini.

Jenis luka atau cedera yang sering terjadi saat olahraga bisa dikelompokkan menjadi beberapa jenis, mulai dari hanya luka lebam, lecet, sampai luka terbuka. Luka terbuka bisa hanya mengenai lapisan kulit, otot, atau bahkan sampai tulang.

 

Antiseptik

Penanganan luka pada dasarnya sama, yaitu membebaskan luka dari benda-benda kecil yang asing agar tidak terjadi infeksi.

Maka prinsip menangani luka intinya adalah bagaimana agar luka terbebas dari infeksi atau membuatnya steril. Untuk itu diperlukan kain kassa, perban, dan alkohol 70%.

 

Semua luka, yang paling ringan pun perlu dibuat steril. Luka yang kotor karena tanah dan pasir atau debu perlu dibersihkan. Luka yang dalam perlu dibasuh dengan air sabun sebelum disterilkan. Setelah itu dirawat dengan alkohol, kemudian dibubuhi larutan antiseptik. Kita bisa memilih larutan antiseptik merek apa saja yang dijual bebas di apotek.

 

Untuk luka lecet, setelah dilakukan perawatan tidak perlu ditutup. Namun bila luka terbuka lebar dan dalam,maka harus ditutup dengan kassa dan atau kain perban. Prinsipnya adalah menghalangi masuknya kotoran, dengan catatan tidak menutup sampai rapat, agar masih ada udara yang bisa masuk.

 

Pada luka yang tidak terlalu lebar namun cukup dalam, diperlukan pembalut plester. Ukuran plester disesuaikan dengan ukuran luka. Selama masih mungkin dibalut dengan plester, tidak perlu memakai perban.

 

Luka yang diperkirakan tercemar kotoran hewan atau tanah dapat berisiko kena tetanus, karena itu perlu dibasuh lebih teliti. Agar luka terbebas dari spora tetanus, gunakan larutan H2O2 (hydrogen peroksida) yang juga bisa dibeli bebas di apotek. Luka yang diperkirakan berisiko tetanus, selain perlu suntikan ATS (anti tetanus serum) juga tidak boleh ditutup rapat agar oksigen masih bisa masuk mengenai luka.

 

Jika perawatan luka dikerjakan dengan benar sehingga luka terbebas dari kuman, maka penyembuhan luka akan berlangsung sempurna. Luka yang kemudian menjadi basah dan bernanah merupakan tanda bahwa perawatan luka di awalnya dilakukan kurang tepat.

 

Terkilir dan patah tulang

 

Terkilir dan patah tulang adalah bentuk cedera yang juga cukup sering terjadi saat kita berolahraga. Posisi tubuh selama berolahraga dan teknik berolahraga yang kurang tepat, atau kondisi tempat olahraga yang kurang nilai safety first-nya, menjadi faktor penyebab terjadinya proses terkilir, dan atau patah tulang. Semua obat peredam nyeri otot dan sendi, yakni golongan methyl salisylate berupa spray, atau obat gosok diperlukan sebagai pertolongan pertama. Pastikan juga bahwa yang terjadi bukan kasus patah tulang.

 

Tanda-tanda kemungkinan patah tulang bisa dilihat dari struktur tulang yang berubah dan persendian yang tidak bisa difungsikan. Jangan sembarangan dalam menangani kondisi seperti ini. Upayakan agar kondisi patah tulangnya tidak bertambah buruk. Untuk itu perhatikan cara mengangkat, posisi pasien, dan mendudukkan patahan tulangnya.

 

Untuk mengatasi patah tulang diperlukan bidai (spalk), berupa papan tipis mirip penggaris. Tujuannya agar tulang yang patah tetap terpaku pada posisinya. Bidai dipasang lalu diikat sedemikian rupa tepat sehingga mampu mempertahankan posisi patahan tulang tanpa berisiko menjadikannya bertambah parah. Perlu disiapkan pula tali pengikat. Biasanya pengikat dari kain verban.Bila mata dimasuki benda asing, seperti debu, pasir, atau serangga, basuhlah segera dengan air steril yang mengalir, pembasuh mata atau bisa memakai larutan antiseptik mata. Untuk itu, selain obat tetes antiseptik mata yang dijual bebas, perlu gelas khusus pembasuh mata.

 Kemungkinan cedera yang terjadi tentu berbeda pada setiap cabang olahraga. Misalnya, pada olahraga seperti bola basket atau sepak bola, terkilir dan patah tuling sering terjadi, sementara pada olahraga yang dilakukan di tempat terbuka, mungkin saja terjadi kulit terbakar matahari. Karena itu, apapun jenis olahraga yang kita lakukan, selalu siapkan kotak P3K dengan isi yang lengkap.***