Ah Poong, Pasar Apung Sentul City

b6ebdca7e2b707822d1079630d0eaea2e09f9dcf.jpeg

Apa hal yang biasa Anda lakukan sekeluarga pada akhir minggu? Ke mall, tempat rekreasi atau bersantap? Setelah penat beraktifitas dari hari Senin, rasanya tiap individu butuh penyegaran untuk lebih siap kembali diawal minggu. Mencari sesuatu yang menghibur dengan suasana rileks adalah satu pilihan yang menyenangkan. Dan jika Anda bertempat tinggal di Jakarta, ada satu tempat baru yang menarik untuk dikunjungi….

 

Ah Poong adalah sebuah food court plus yang berlokasi di Sentul City, sekitar 30 an-kilometer dari ibukota via tol Jagorawi arah Kota Bogor. Namanya berbau oriental, padahal ini sekedar permainan dari kata asli ‘apung’ karena menempati lahan tepat dipinggiran sungai juga pada saat tertentu pengunjung dapat berbelanja dipasar apung. Sedang plus-nya, selain bersantap aneka hidangan dengan harga terjangkau, kita dapat menikmati beberapa fasilitas olah tubuh outdoor termasuk arum jeram.

Setelah keluar dari tol via exit Sentul selatan (Km 37), kendaraan saya arahkan ke kiri menuju Ah Poong yang tepat ada dibelakang pusat perbelanjaan. Tidak lama, lokasi resto terlihat, rupanya pengunjung harus memarkir kendaraan lalu berjalan kaki dan menyeberang jembatan gantung sebelum sampai. Pemandangan yang berbeda dan tertata rapih (walau belum sepenuhnya dibangun), lumayan unik. Hanya saja, perlu pemilihan waktu berkunjung yang sesuai karena siang itu matahari bersinar cukup kuat. Sebaliknya jika hujan, siapkan payung atau jas hujan; resto buka mulai dari pukul 8 pagi sampai 10 malam.

Ah poong sendiri menyediakan beragam mulai dari minuman sampai hidangan penutup dari berbagai jenis tradisionil hingga modern. Cukup sediakan uang untuk membeli kartu sebagai alat pembayar hidangan, uang senilai tertentu akan  tersimpan didalam kartu tersebut sesuai kebutuhan. Lalu usai bersantap masih bersisa dana, kartu dapat dikembalikan dan Anda akan menerima uang sisa yang terdapat didalam kartu. Dikelola oleh Eat & Eat yang sudah berhasil menyajikan konsep food court dibeberapa tempat , ada banyak pilihan atau jenis hidangan yang tersedia. Mulai dari hidangan pembuka, utama juga minuman sampai aneka macam penutup yang rasanya semua ingin dicoba…

Ada lebih dari 30 gerai yang siap memanjakan selera, beberapa sudah dikenal lewat nama resto atau jenis hidangannya. Hanya saja, sebelum memesan pastikan Anda sudah mendapat meja dan tempat duduk untuk bersantap. Semua hidangan yang dipesan menggunakan sistem self-served alias hidangan harus diambil oleh pengunjung sendiri. Lokasi bersantap terbagi dua bersebelahan dengan jenis hidangan yang berbeda tentunya.

Satu saran, jika ingin lebih lama menikmati hidangan, pemandangan atau banyak aktifitas; kunjungi diluar jam makan dan hindari akhir minggu dimana Ah Poong akan diminati banyak tamu sehingga sulit mencari meja kosong termasuk lahan parkir kendaraan.

Lalu makanan macam apa yang sempat diicip? Setelah berkeliling, kwetiau dan soto mie bogor jadi pilihan karena cuaca sudah mulai gelap pertanda hujan segera turun. Rasa kwetiau seafood tidak meleset dari harapan, bumbu pas dengan bahan baik memberi kelezatan yang menyenangkan walau porsi tidak terlalu besar. Sedang soto mie dengan bihun yang sudah berisi potongan daging, risol dan tomat, memang mantap. Sesuai perkiraan, tidak lama hujan turun, cuaca panas sirna dan semangkuk soto mie dihadapan jadi lebih cepat habis….

Sejenak mengambil waktu untuk siap mencicip hidangan berikut yaitu nasi tutug, campuran nasi putih dengan tempe goreng. Segelas ijs cincau tjikini (es cincau a la cikini) memberi rasa unik karena campuran sirup jahe, jadi pilihan tepat apalagi hujan makin deras ditambah angin, menciptakan suhu pas untuk menikmati cincau manis pas dengan perlahan.  Sedang untuk hidangan lain, cakwe goreng yang disajikan dengan saus kacang; berbeda dengan yang biasa kita dapati. Dengan ukuran porsi yang besar, rasanya ini bisa jadi hidangan tengah yang tidak terlalu berat.

Dua hidangan penutup sempat juga diicip yaitu snow ice dan es doger, masing-masing punya ke-unikannya. Es doger lengkap dengan dua jenis tapai, ketan dan singkong dipadu es dengan potongan kelapa muda mamang sulit ditolak. Sedang snow ice adalah es serut yang sudah memiliki rasa buah atau susu tanpa perlu tambahan lagi. Berbeda dengan es campur yang memberi  rasa dan aroma dari kombinasi bahan berupa potongan buah dan lainnya.  Keduanya akan lebih menyenangkan disantap dalam cuaca terik atau panas, hanya apapun cuacanya tetap jadi penutup yang dingin dan menyenangkan.

Satu catatan yang tertinggal adalah Ah Poong memang mengambil tema terbuka agar pengunjung dapat menikmati pemandangan dari berbagai sudut. Hanya saja, ini diterjemahkan oleh para pengunjung untuk (bebas) merokok diarea makan. Jadi jika membawa keluarga dengan anak kecil, usahakan memilih tempat bebas asap rokok. Untuk makanan, harga hidangan terjangkau dan dengan lokasi yang unik, dapat dinilai baik. Jika tahap kedua dari perluasan selesai, rencananya dilokasi ini kita dapat berbelanja pakaian atau produk lain sehingga menambah fasilitas dari yang sudah tersedia. Jadi, mungkin Ah Poong akan jadi pilihan rekreasi sekeluarga ideal dan memenuhi keinginan semua, tidak lama lagi.