5 Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Anak

5 Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Anak.jpg

Tahukah Ibu, zat besi adalah mineral yang penting dalam tumbuh kembang anak. Zat besi digunakan tubuh untuk memproduksi hemoglobin, yaitu komponen sel darah merah yang membantu darah mengantarkan oksigen ke sel-sel tubuh lainnya. Kekurangan zat besi pada anak dapat mempengaruhi kecerdasan, perilaku dan kemampuan motorik anak. Nah, untuk memastikan kebutuhan zat besi anak terpenuhi, Ibu perlu melengkapi menu bergizi seimbang anak dengan makanan yang mengandung zat besi.

Apa saja sih jenis-jenis makanan yang mengandung zat besi? Yuk Bu, simak penjelasan singkat di bawah ini mengenai makanan yang mengandung zat besi, penyerapannya, dan jenis-jenisnya.

 

Jenis makanan yang mengandung zat besi

Bu, secara umum makanan yang mengandung zat besi terbagi menjadi dua. Yaitu jenis heme yang berasal dari hewan dan jenis nonheme yang berasal dari tumbuhan.

 

Bagaimana penyerapan zat besi dalam tubuh?

Tubuh lebih mudah menyerap zat besi jenis heme dibandingkan nonheme, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

Tubuh juga lebih mudah menyerap zat besi jika tubuh juga mendapatkan cukup vitamin C. Dengan demikian penyerapan zat besi lebih optimal. Oleh karena itumakanan yang mengandung zat besi sebaiknya disajikan bersama makanan sumber vitramin C.

 

Contoh makanan yang mengandung zat besi bagi anak

  1. Daging merah merupakan salah satu sumber pangan yang kaya akan zat besi. Selain daging merah, daging unggas pun merupakan makanan yang mengandung zat besi.
  2. Hati ayam maupun hati sapi termasuk makanan yang mengandung zat besi. Kandungan zat besi di dalam 100gr hati sapi adalah sekitar 4mg, sementara ada sekitar 15.8 mg zat besi di dalam 100gr hati ayam.
  3. Kacang kedelai dan jenis polong-polongan (beans) lainnya merupakan makanan yang mengandung zat besi. Kacang kedelai bisa Ibu sajikan dalam bentuk tahu dan tempe bagi untuk menu camilan atau lauk anak.
  4. Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang kaya kandungan zat besinya. Selain bayam, sayuran berdaun hijau gelap lainnya juga merupakan makanan yang mengandung zat besi, misalnya daun kelor, daun ubi dan jamur kuping.
  5. Produk yang difortifikasi zat besi
    Selain dengan memberikan makanan sumber yang mengandung zat besi, produk makanan atau minuman yang difortifikasi dengan zat besi juga dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi anak. Misalnya sereal sarapan, susu atau minuman atau makanan lainnya yang difortifikasi dengan zat besi. Baca informasi gizi pada kemasan untuk memastikan apakah produk pilhan Ibu sudah difortifikasi sesuai dengan kebutuhan.

Selain 5 makanan di atas, tentunya masih benyak sekali sumber makanan yang mengandung zat besi. Sebaiknya dalam menyiapkan menu bagi anak, Ibu menggunakan bahan pangan yang bervariasi untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi seimbang anak setiap hari. Nah, jika bingung soal resep yang bergizi sekaligus lezat, Ibu bisa kunjungi halaman resep website Sahabat Nestlé.

 

Sumber:

https://www.verywellfamily.com/iron-rich-foods-2633935 

https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pastikan-bayi-anda-cukup-zat-besi 

https://www.alodokter.com/tidak-perlu-bingung-ada-banyak-makanan-yang-mengandung-zat-besi 

https://www.healthline.com/health/parenting/iron-rich-foods-for-toddlers#supplements 

Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2017, Kementrian Kesehatan RI – 2018