3 Alasan Zat Besi Penting bagi Anak

3 Alasan Zat Besi Penting bagi Anak.jpg

Tahukah Ibu, ada banyak manfaat zat besi yang penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Anak usia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 7mg zat besi setiap harinya. Anak usia 4-9 tahun membutuhkan sekitar 10mg zat besi setiap hari, dan kemudian kebutuhannya meningkat berdasarkan usia dan jenis kelamin. Kebutuhan ini perlu dipenuhi dari sumber pangan yang mengandung zat besi.

Apa saja sih manfaat zat besi bagi anak? Mengapa kekurangan zat besi dapat berakibat buruk bagi tumbuh kembang anak? Yuk, simak penjelasan singkatnya berikut ini.

 

3 Manfaat Zat Besi Bagi Tubuh

  1. Manfaat zat besi adalah membantu sel-sel tubuh mendapatkan oksigen yang diperlukan. Zat besi berperan dalam membentuk hemoglobin di sel darah merah yang kemudian membawa oksigen dari paru-paru ke organ tubuh lainnya. Zat besi juga membantu otot menyimpan serta menggunakan oksigen, menjaga jaringan tubuh, mendukung perkembangan syaraf, fungsi sel tubuh dan mendukung pertumbuhan.
  2. Manfaat zat besi juga termasuk untuk mendukung kemampuan belajar. Zat besi dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak anak. Kadar zat besi otak yang kurang pada masa pertumbuhan tidak dapat digantikan setelah dewasa. Kekurangan zat besi dapat mempengaruhi fungsi otak, terutama dalam sistem pengantar saraf yang kemudian mengakibatkan berkurangnya daya konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan belajar terganggu.
  3. Zat besi juga berperan penting dalam mendukung sistem imunitas. Jika anak kekurangan zat besi sampai mengalami anemia, ia dapat lebih mudah terkena infeksi. Sel darah putih yang menghancurkan bakteri pun tidak dapat bekerja secara efektif jika tubuh kekurangan zat besi.

Selain manfaat zat besi yang disebutkan di atas, kekurangan zat besi dapat menghambat kenaikan berat badan anak dan membuat anak tak berselera makan, pucat, dan rewel. Nah, mengingat penting bagi anak untuk mendapatkan cukup zat besi agar tumbuh kembangnya berjalan optimal, Ibu perlu memastikan menu harian anak meliputi makanan yang mengandung zat besi dalam jumlah yang cukup. Selain itu, untuk membantu penyerapan zat besi, Ibu juga perlu menyertakan makanan sumber vitamin C, ya.

 

Sumber:

https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pastikan-bayi-anda-cukup-zat-besi 

https://kidshealth.org/en/parents/iron.html 

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/iron-deficiency/art-20045634 

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2528681/ 

https://www.webmd.com/children/news/20010620/iron-deficiency-can-hamper-kids-learning-performance 

https://www.royalberkshire.nhs.uk/patient-information-leaflets/dietetics%20paediatric%20the%20importance%20of%20iron%20in%20your%20childs%20diet 

https://www.healthline.com/health/parenting/iron-rich-foods-for-toddlers 

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia.